
CILEGON, SSC – Pasar murah yang diselenggarakan Komando Distrik Militer (Kodim) 0623 Kota Cilegon di Pelabuhan Indah Kiat jadi wadah berkah baik sejumlah pelaku UMKM. Pasar murah yang merupakan bagian dari program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Ke-128 itu pun menjadi tambahan penghasilan UMKM yang kebanyakan adalah emak-emak.
Seperti yang dirasakan salah satu warga Lingkungan Sukajadi, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Lilis. Ibu dari tiga anak yang berjualan kue itu sejak berangkat dari rumah telah memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa memohon keberkahan dan kelancaran rezeki di Pasar Murah Kodim Cilegon.
“Iyach, berdoa mudah-mudahan dagangannya laris manis, habis semua,” ujar Lilis saat dilokasi, Rabu (22/4/2026).
Dari pengalamannya, berjualan di pasar murah jauh lebih laris. Meski berjualan di jalan raya yang biasa tiap hari ia lakukan juga laku, Lilis berharap seluruh jualannya laku di pasar murah.
“Biasanya mah laku disini, biasa tempat jualan juga laku, tapi kadang jarang habis, tetapi disini mudah-mudahan habis semua,” ucapnya.
Rezeki yang ia hasilkan dari berjualan di pasar murah, kata Lilis, jadi penghasilan tambahan keluarganya. Rezeki itu digunakan untuk biaya dan jajan anaknya bersekolah.
“Alhamdulillah, bantu-bantu nambah penghasilan suami, buat bayar anak sekolah, jajan anak sekolah,” ucapnya.
Selain Lilis, Warga Kecamatan Anyer, Lahiyah juga mengungkapkan hal yang sama. Pelaku UMKM yang berjualan makanan ringan emping dan basreng itu selain mendapat penghasilan juga mengharapkan, produk UMKM yang ia produksi dapat dikenal masyarakat.
“Biar produk UMKM saya bisa dikenal masyarakat luas, terutama yang ada disekitar sini,” ucapnya.
Ia mengaku rutin ikut pasar murah seperti yang diselengarakan Kodim Cilegon. Lahiyah selain berjualan di rumahnya juga konsinyasi di beberapa tempat lain. Ia berharap, dagangannya pada pasar murah ini laku terjual.
“Harapannya bisa habis terjual, semuanya,” terangnya.
Sementara, Komandan Distrik Militer (Kodim) 0623 Kota Cilegon, Letkol Inf Imam Buchori mengatakan, penyelenggaran pasar murah untuk pelaku UMKM merupakan salah satu program TMMD dengan sasaran pembangunan non fisik. Sasaran non fisik cenderung kepada pembangunan sumber daya manusia. Artinya dalam suatu komunitas, kalau suatu kesadaran tinggi, masyarakatnya juga akan maju.
Sasaran non fisik lebih mengedukasi kepada masyarakat tentang hal-hal yang menjadi sendi-sendi kehidupan.
Sasaran itu diantaranya memberikan wawasan kebangsaan, penyuluhan tentang bahaya narkoba, keluarga berencana. Kemudian ada juga kegiatan operasi katarak, pembagian sembako dan paket stunting, kita siapkan 300 nantinya kita bagikan anak anak ang mengalami stunting.
Termasuk juga kegiatan pasar murah UMKM, pengobatan gratis dan pembagian sembako.
“Itu merupakan sasaran non fisik, ada pengobatan gratis, pembagian sembako, ada 100 paket untuk kita bagikan ke masyarakat. Termasuk pasar murah UMKM, itu juga termasuk sasaran non fisik,” tuturnya.
“Intinya dari semua itu sasaran non fisik bagaimana membentuk sumber daya manusia yang siap mengawaki wilayah tersebuh khususnya di Cilegon,” pungkasnya. (Ronald/Red)




