SERANG, SSC – Sepanjang 2019, Badan Keamanan Laut (Bakamla) berhasil mengagalkan 24 kapal pelaku BBM ilegal di seluruh perairan Indonesia. Sedangkan untuk di perairan Banten, pihaknya baru pertama kali melakukan penangkapan.
Direktur Operasi Laut Bakamla, Laksamana Pertama NS Embun mengatakan, data yang diterima ini berdasarkan hasil penangkapan yang dilakukan oleh Bakamla. Penangkapan BBM Ilegal kebanyakan berada di daerah laut khususnya di Laut Jakarta.
“Daerah laut yang banyak terjadinya perbuatan ilegal berada di Laut Jakarta,” kata Embun kepada awak media usai melakukan ekspose di atas kapal Noah 99, Bojonegara, Kabupaten Serang, Kamis (22/11/2019).
Terkait kapal pengangkut BBM yang diduga akan didistribusikan ilegal saat penangkapan di Bojonegara, Embun mengaku masih mencari tug boat yang melarikan diri saat melakukan penggerebekkan ditengah laut.
Baca : Diduga Ilegal, Bakamla Amankan Kapal Pengangkut Solar di Perairan Bojonegara
Termasuk menyelidiki asal muasal BBM, akan dipergunakan untuk apa dan pelanggaran lainnya oleh kedua kapal tersebut. Saat ini, pihaknya belum bisa menjelaskan lebih lanjut karena baru pemeriksaan awal yang dilakukan oleh Bakamla terhadap kapal berisikan enam Anak Buah Kapal (ABK) tersebut.
“Kami hanya lakukan penyidikan awal, nanti lanjutannya akan dilakukan oleh stakeholder akan terlihat semua berapa banyak (jumlah pasti BBM), modusnya, kegiatannya apa. Dokumen kapal lengkap, berkaitan muatan yang kita temukan, tidak ada (dokumennya). Patut kita duga mereka melakukan kegiatan ilegal,” terangnya. (Ully/Red)

