SERANG, SSC – Pada tanggal 5 Desember 2019 genap satu tahun Kota Serang dipimpin oleh H. Syafrudin, S.Sos, M.Si dan H. Subadri Ushuludin, SH dilantik sebagai Walikota dan Wakil Walikota Serang masa jabatan Tahun 2018-2023 oleh Gubernur Banten berdasarkan surat Keputusan Menteri Dalam Negeri RI Nomor 131.366164 Tahun 2018 Tanggal 20 September 2018 Tentang Pengangkatan Walikota Serang Provinsi Banten dan Nomor 132.366165 Tahun 2018 Tanggal 20 September 2018 Tentang Pengangkatan Wakil Walikota Serang Provinsi Banten.
Pembangunan pada Tahun 2019 merupakan pelaksanaan pembangunan tahun pertama dari RPJMD Kota Serang Tahun 2018-2023 sebagaimana diatur melalui Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2019 tentang RPJMD Kota Serang Tahun 2018-2023 dengan visi “Terwujudnya Kota Peradaban Yang Berdaya Dan Berbudaya” dan Misi :
1. Menguatkan peradaban berbasis nilai-nilai kemanusiaan
2. Meningkatkan Sarana Prasarana Daerah yang berwawasan Lingkungan
3. Meningkatkan perekonomian daerah dan pemberdayaan masyarakat yang berdaya saing
4. Meningkatnya tata kelola pemerintahan yang baik
Untuk mewujudkan visi dan misi tersebut, diimplementasikan kedalam arah kebijakan pembangunan melalui prioritas pembangunan yaitu :
1. Peningkatan kualitas sumberdaya manusia
2. Peningkatan aksesibilitas infrastruktur wilayah
3. Peningkatan mutu lingkungan hidup, pengelolaan penataan ruang dan mitigasi bencana
4. Peningkatan kualitas dan daya saing perekonomian daerah
5. Peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik melalui reformasi birokrasi
Pada RPJMD Kota Serang Tahun 2018-2023 juga ditetapkan beberapa program strategis dalam rangka percepatan pembangunan untuk mengatasi beberapa permasalahan dan isu strategis pembangunan Kota Serang serta janji politik Walikota dan Wakil Walikota Serang yang dirumuskan kedalam program mendesak dan unggulan yang dilaksanakan bertahap setiap tahunnya, yaitu :

– Pelaksanaan Program Mendesak pada Tahun 2019
1. Penataan Pedagang Kreatif Lapangan (PKL), diantaranya melalui :
a. Penataan PKL seperti di Pasar Lama serta relokasi PKL di sekitar Stadion Maulana Yusuf dan Taman Sari ke Pasar Kepandean
b. Penataan Pasar Rakyat Kepandean
c. Penataan PKL di Kawasan Penunjang Wisata (KPW) Banten Lama melalui pembangunan 300 kios
d. Penataan/Revitalisasi Pasar Tradisional, diantaranya pembangunan MCK Pasar Kalodran dan Mushola Pasar Margaluyu
e. Perencanaan revitalisasi pasar tradisional (FS Pasar Induk, DED Pasar Taktakan dan Curug)
Dokumentasi :


2. Pengurangan kemacetan dan peningkatan disiplin berlalu lintas, diantaranya melalui :
a. Pelaksanaan manajemen rekayasa lalu lintas, berupa :
* Uji coba sistem satu arah di Jalan Arteri ( Jl Ahamd Yani, Jl. KH. Sochari, Jl Abdul Latif, Jl Abdul Hadi, Jl Yumaga)
* Pelaksanaan manajemen rekayasa lalu lintas di Area Terowongan Trondol dan Lingkungan Kaujon
b. Penyediaan fasilitas keselamatan berupa rambu-rambu lalu lintas yang tersebar di 6 kecamatan dan Pemasangan rambu Warning Light di Jalan Abdul Latif
c. Penertiban trayek angkutan umum di Kota Serang
Dokumentasi :


3. Peningkatan efektivitas pengelolaan persampahan dan pengurangan spot genangan air, diantaranya melalui :
a. Launching Program Zero Waste
b. Inovasi pemanfaatan sampah di TPAS Ciowong melalui program Bang Daus (Lubang Daur Ulang Sampah), TOSS (Tempat Olahan Sampah Sementara), Tambang Kompos dan pengolahan sampah menjadi biogas.
c. Perluasan lahan cilowong seluas 1.7 Ha
d. Peningkatan sarana prasarana persampahan (Dump Truck, Armroll, Cator, Container, – Gerobak Sampah, dan tong sampah)
e. Pembentukan Bank Sampah
f. Pembangunan dan rehabilitasi/pemeliharaan drainase
Dokumentasi :


4. Penegakan perda K3 (Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan), diantaranya melalui :
a. Penguatan Operasi pelanggaran Perda K3
b. Penguatan Kepatuhan Masyarakat terhadap Perda K3 Melalui Pembinaan, Penindakan Non Yustisial dan Yustisial
Dokumentasi:

– Pelaksanaan Program Unggulan pada Tahun 2019
1. Pembangunan alun-alun atau ruang publik di setiap kecamatan, yang dimulai dengan penyusunan dokumen perencanaan berupa Feasibility Study (FS) untuk lokasi di Kecamatan Curug dan Kecamatan Taktakan serta di tahun 2020 akan dilaksanakan pembangunan di Kecamatan Walantaka
2. Pembangunan kampung/kelurahan tematik, yang dimulai dengan pengembangan Kampung Wisata Mangrove Pancer di Kelurahan Banten Kecamatan Kasemen serta Kampung Binahong di Cikulur Jelawe Kelurahan Serang.
Pada Tahun 2020, direncanakan akan dilakukan pengembangan di beberapa kampung tematik berupa pembangunan akses jalan masuk ke Kampung Pancer dan Kampung Pancalaksana, serta fasilitasi pengembangan usaha di Kampung Sukawana, Magelaran Cilik, Pancalaksana dan Taktakan.
Dokumentasi :

3. Pembangunan Mesjid Agung sebagai land mark Kota Serang, yang dimulai dengan penyusunan dokumen perencanaan berupa Feasibility Study (FS) Islamic Center dan Asrama Haji.
Dokumentasi :

4. Pengembangan Serang Smart City (Kota Serang Cerdas), diantaranya melalui :
a. Launching call center 112 dan command centre
b. Fasilitasi jaringan internet di setiap kelurahan
c. Pembangunan sarana prasarana pendukung seperti pengadaan CCTV di kantor Kecamatan dan 4 (empat) OPD pelayanan dan CCTV ruang publik
d. Pengembangan dan integrasi aplikasi e-government
Dokumentasi :

5. Peningkatan kualitas dan kuantitas destinasi wisata, diantaranya :
a. Launching destinasi wisata digital yang dinamakan Pasar Belohok Pipitan Kecamatan Walantaka yang diprakarsai oleh GENPI (Generasi Pesona Indonesia)
b. Pengembangan Kampung Wisata Mangrove Pancer dengan Jembatan Cinta
c.Taman Kreatif Pipitan dengan spot selfi yang instragramable
d. Pengembangan destinasi wisata Situ Ciwaka
Dokumentasi :

Disamping pencapaian program unggulan dan mendesak, beberapa capaian pelaksanaan program dan kegiatan strategis lainnya pada Tahun 2019, diantaranya :
1. Peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, melalui pembangunan Ruang Kelas Baru sebanyak 14 RKB untuk (SD), dan 16 RKB untuk (SMP)


2. Pengembangan RSUD Kota Serang, melalui pembangunan ruang IGD dan grand launching pelayanan RSUD Kota Serang

3. Penghargaan Kota Sehat

Pemerintah Kota Serang telah meraih Penghargaan SWASTI SABA PADAPA Kabupaten/Kota Sehat. Penghargaan ini diperoleh tidak lepas dari peran serta masyarakat, khususnya RT/RW, Lurah beserta Kelompok Kerja (Pokja) Kelurahan, Camat beserta Forum Kecamatan, Forum Kota Serang Sehat, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah membantu serta mendukung suksesnya proses verifikasi penilaian Kabupaten/Kota Sehat tahun 2019.
4. Penghargaan Kota Layak Anak

Pemerintah Kota Serang menerima penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak Tingkat Pratama dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
5. Pembangunan jalan kota sepanjang 9.5 KM


6. Pembangunan Jalan Lingkungan sepanjang 15,06 KM


7. Pembangunan drainase lingkungan sepanjang 1.86 KM

8. Rehabilitasi Puskesmas

9. Pengurangan kawasan kumuh tersebar di 6 Kecamatan melalui penataan jalan lingkungan, drainase, Pembangunan MCK, pembangunan Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL) komunal di 9 titik Kelurahan, dan pembangunan RTH di 34 lokasi.

10. Gerakan masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) Kota Serang Tahun 2019

11. Revisi RTRW Kota Serang Tahun 2010-2030

12. Pemeliharaan RTH

13. Program Kota Serang Tanpa Kumuh

14. Program Pembangunan Sanitasis Masyarakat

15. Penyerahan PSU

Penghargaan-Penghargaan pada Tahun 2019 :
1. Atas keberhasilan menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun 2018 dengan predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian)

2. Apresiasi dari Bank Indonesia sebagai Kabupaten/Kota terbaik dalam pengelolaan elektronifikasi bantuan sosial dan non tunai tahun 2019

3. Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) KIAMUK Kota Serang mendapat peringkat ke III Pokdarwis kategori Mandiri Tingkat Nasional

4. Penghargaan terhadap Kota Serang dalam rangka Peran Aktif Tanggung Jawab Keselamatan Perlintasan Sebidang

5. Penghargaan dari BPJS Kesehatan sebagai Pemerintah Daerah Terpatuh dalam Penyetoran Iuran dan Penyerahan Bukti SSBP

6. Penghargaan atas keberhasilan dalam eliminasi filariasis/kaki gajah

Sebagai kota yang sedang berkembang, disadari bahwa Kota Serang masih terdapat persoalan dan permasalahan pembangunan yang perlu diatasi dan ditingkatkan, diantaranya akses dan mutu pendidikan dan kesehatan, akses konektivitas, penataan kota, pelayanan publik dan perekonomian daerah.
Refleksi tahun pertama ini menjadi bagian evaluasi pembangunan secara keseluruhan yang dilakukan secara bertahap dalam upaya mewujudkan Kota Serang yang lebih baik yang berdaya dan berbudaya.
Untuk mewujudkannya sangat diperlukan kerjasama, dukungan serta partisipasi seluruh komponen masyarakat. (Advetorial)

