SERANG, SSC – Jahe banyak dicari masyarakat untuk meningkatkan imun atau daya tahan tubuh. Rempah-rempah ini banyak dicari bahkan dipercaya dapat menangkal virus corona. Meski hingga kini virus corona belum ada solusi penangkalnya.
Seperti yang terjadi di Pasar Rau Kota Serang, jahe putih banyak dicari masyarakat. Harganya pun mulai meroket. Semula harga jahe putih antara Rp 32 ribu hingga Rp 35 ribu per kilogramnya, kini mengalami kenaikan hingga 30 persen.
“Tadinya itu satu kilo paling antara Rp 32-35 ribu sekarang naik jadi Rp 45 ribu per kilogramnya,” ujar salah satu karyawan penjual Jahe, Nur Aini ditemui di lokasi Pasar Rau, Rabu (4/3/2020).
Nur Aini menyatakan, rempah-rempah itu sudah banyak dicari masyarakat sejak merebaknya virus corona. Harga jahe sudah mengalami kenaikan sejak seminggu terakhir.
Meski benar atau tidaknya dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan menangkal corona, kata dia, jahe masih mudah didapatkan di pasar. Pun harga naik, jumlah permintaan jahe masih terpenuhi.
“Kalau inikan jahe lokal, saya dapat ngambil dari teman masih di daerah Serang juga, tapi masih banyak sih, masih belum langka,” jelasnya.
Sementara, Kepala Dinas Perdagangan Industri Koperasi Usaha Kecil Menengah (Disperindaginkop UKM) Kota Serang, Yoyo Cahyono tidak menampik ada kenaikan harga jahe di pasar tradisional di Serang. Banyak masyarakat menganggap jahe menjadi tanaman yang ampuh menangkal virus corona.
“Yaitukan sekarang ini lagi merebak corona, itu masih dalam rangka panic buying. Katanya jahe bisa menjadi penangkal corona, orang ramai-ramai makan jahe,” paparnya.
Kondisi masyarakat yang cenderung panik berlebihan karena merebak virus corona, kata Yoyo, diduga dijadikan kesempatan oleh oknum pedagang berspekulasi. Lantaran kondisi tersebut, harga jahe kemudian langsung membumbung.
“Terus pedagang juga karena jahenya itu diumpetin. Sepertinya itu permainan. Masyarakat panic buying, ramai-ramai cari jahe, pedagangnya ngambil kesempatan, itu mekanisme pasar,” paparnya.
Sampai saat ini, kata Yoyo, pihaknya masih melakukan pengamatan di sejumlah pasar tradisional dengan kenaikan harga jahe. Bila harga terus naik maka pihaknya akan menindak lanjutinya. (MG-01)

