20.1 C
New York
Rabu, Juli 1, 2026
BerandaPeristiwaPenemuan Mayat Perempuan Gegerkan Warga Kompleks BAP Serang

Penemuan Mayat Perempuan Gegerkan Warga Kompleks BAP Serang

-

SERANG, SSC – Warga Komplek Bumi Agung Permai (BAP) I Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang digegerkan dengan penemuan mayat perempuan, Kamis (25/3/2021).

Salah satu warga setempat, Ida (31) mengatakan, kejadian tersebut diketahui warga sekitar pukul 08.00 WIB. Mayat yang ditemukan itu adalah warga setempat bernama Kamsiah (60).

Kejadian tersebut bermula ketika warga curiga de gan aroma tidak sedap berasal dari rumah korban. Kata Ida, korban sudah tidak terlihat oleh warga sejak Senin (22/3/202) lalu. Saat hari kejadian, warga yang curiga mengecek rumah korban.

Korban saat di cek ditemukan dalam posisi tergeletak di kursi tamu dengan tubuh yang sudah membiru.

“Tadi pagi ketauan sekitar jam 8. Iya karena ada bau busuk, jadi warga ngecek ke dalam dan lihat ada ibu Kamsiah sudah tidak bernyawa,” katanya kepada awak media di lokasi.

Kejadian itu kemudian dilaporkan ke ketua RT setempat, Polsek Calung dan pihak keluarga.

Ida menceritakan, selama ini korban tinggal sendirian karena suami korban telah meninggal pada tiga bulan lalu. Sementara dua anaknya sudah menetap dan berkeluarga di Rangkas dan Jakarta.

Korban setiap harinya, lanjut Ida tidak terlalu banyak beraktivitas. Namun, korban beberapa hari lalu sempat mengeluh kepadanya jika badan tidak sehat dan hendak pergi berobat.

“Terakhir ketemu saya katanya mau berobat ke Puskesmas dulu itu. Tapi nggak tau juga ya, jadi atau tidak (Ke Puskesmas),” ucapnya.

Terpisah, Kapolsek Calung, Hadi Sucipto membenarkan adanya penemuan mayat warga di perumahan BAP I tadi pagi. Pihaknya setelah mendapat laporan langsung mendatangi TKP.

“Para tetangga korban curiga karena selama 3 hari tidak melihat korban. Kemudian saksi berniat untuk melihat kedalam rumah dengan mengintip melalu jendela rumah dan mencium bau busuk. Iya melihat korban dalam keadaan terlentang dan meninggal dunia,” ujarnya.

Ia memperkirakan korban sudah meninggal sejak dua hari. Namun ia belum dapat memastikannya karena jasad korban sedang diotopsi di RSUD dr. Drajat Prawiranegara Serang.

“Menurut keterangan saksi, korban sebelumnya mengeluh sakit tidak nafsu makan. Kemungkinan korban meninggal karena sakit. Sekarang lagi di RS, perkembangan akan dilaporkan kembali,” pungkasnya. (SSC-03/Red)

 

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2