20.1 C
New York
Minggu, Mei 31, 2026
BerandaOlahragaKONI Cilegon Sesalkan Penjualan Cilegon United

KONI Cilegon Sesalkan Penjualan Cilegon United

-

CILEGON, SSC – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon akhirnya buka suara soal klub sepak bola Cilegon United yang diakuisisi ke Raffi Ahmad belum lama ini.

Ketua KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Kota Cilegon, Abdul Salam Salim menyayangkan keputusan Manajemen Klub Cilegon United (CU) menjual Klub CU tanpa ada pemberitahuan kepada Pemkot Cilegon.

Menurut dia, manajemen semestinya berkaca pada sejarah karena lahirnya CU berkat kerja keras Pemkot Cilegon. Di mana, Pemkot turut berkontribusi untuk kemajuan CU.

“Ini persoalan etika. Kalau dia (Managemen CU) ini betul-betul orang Cilegon tinggal di Cilegon jangan bikin kisruh lah di Cilegon. Artinya, kita (Pemerintah) ini nyumbang, ada saham di sana. Karena yang diberikan pemerintah ini bentuknya hibah. Jadi kita (pemerintah) kasih hibah,” kata Ketua KONI Cilegon Abdul Salam Salim kepada awak media ditemui di Musrenbang RKPD 2022 Kota Cilegon yang digelar di salah satu hotel di Kota Cilegon,” Senin (5/4/2021).

Ia mengungkapkan, selama lolos di Liga II, peran industri dalam membantu CU juga cukup luar biasa. Namun, dengan dijualnya CU ke Raffi Ahmad ini, justru membuat pihak industri di Cilegon sangat tersinggung dengan akusisi tersebut.

“Tentu industri merasa tersinggung lah. Karena selama ini ada uang mereka (industri) kasih untuk CU. Mereka menganggap selama ini uang yang mereka kasih dibuang begitu saja. Apalagi, pemerintah pun memberikan hibah untuk CU melalui KONI dan KONI menyerahkan ke PSSI dan PSSI menyerahkan hibah ke CU. Alurnya begitu,” ungkap Salam.

Ia pun terkait akuisisi tersebut diminta oleh Walikota Cilegon, Helldy Agustian untuk mengecek secata administrasi CU.

“Jadi beliau (Walikota Cilegon,red) mengintruksikan kita untuk melihat/mengecek adminitrasi mereka (CU,red) seperti apa. Mudah-mudahan ada niat baik dari CU untuk secepatnya melakukan komunikasi ke Walikota,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Walikota Cilegon, Helldy Agustian mengaku, selama ini dirinya belum mengetahui secara detail historis dari klub sepak bola Cilegon United. Hal ini karena, dirinya baru menjabat sebagai kepala daerah selama 1 bulan.

“Kita (Pemkot Cilegon,red) lihat dulu historisnya klub ini seperti apa. Dulu kan ada historis dari liga III ke liga II. Dan ada bantuan juga dari provinsi. Dan banyak industri juga yang membantu CU dalam pertandingan mereka,” pungkasnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2