SERANG, SSC – Pemberian vaksinasi Covid-19 untuk lansia di Kota Serang masih rendah. Dari total 23 ribu lansia yang tercatat baru 3 ribu yang di suntik vaksin Covid-19.
Asisten Daerah II Kota Serang, Yudi Suryadi mengatakan, terdapat beberapa kendala yang menyebabkan vaksinasi berjalan lamban. Pertama kurangnya komunikasi antara kota dengan lurah dan kecamatan. Kedua adanya keterbatasan vaksinator.
“Kendala yah, komunikasi dan koordinasi. Bukan kurang tapi perlu tingkatkan jangan sendiri-sendiri. Mengetahui peran dari masing-masing, yah kecamatan, lurah, atau Pemkot,” katanya kepada awak media ditemui di Puspemkot Serang, Kamis (29/4/2021).
Selama ini, kata Yudi sapaan akrab, Pemkot Serang telah berusaha mensosialisasikan vaksinasi bagi lansia. Diperkirakan ada faktor lain yang menyebabkan para lansia tidak datang untuk disuntik vaksin. Misalnya lansia yang tidak bisa ke puskesmas, atau adanya keraguan mengenai vaksin.
Untuk itu, Pemkot Serang harus berupaya agar para lansia mau divaksin dengan emberikan pemahaman atau sosialisasi yang mudah dimengerti.
“Rekomendasinya, pertama mengajak tokoh masyarakat untuk menjelaskan vaksin. Kedua, meminta camat dan lurah untuk mensingkronkan data, berapa lansia yang sudah dan belum divaksin,” ujarnya.
Menurutnya, camat dan lurah dengan mengetahui data sasaran penerima vaksin diharapkan dapat menjemput bola. Nantinya vaksinasi akan dilakukan bersamaan.
“Iya nanti kita arahnya ke sana. Tadi juga ada tawaran bantuan dari yayasan, bantuan vaksinator,” jelasnya.
Di lokasi yang sama, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang, M Ikbal membenarkan, belum seluruh lansia divaksinasi. Nantinya Pemkot Serang akan bekerjasama dengan yayasan swasta.
“Yayasan akan mempersiapkan tim, kemudian logistik untuk kepentingan pencatatan termasuk dokter juga di suport. Tinggal nunggu pergerakan dari camat, lurah dan kepala puskesmas,” imbuhnya.
Pada rencana kedepan itu pula, Pemkot Serang akan lebih fokus vaksinasi di Kecamatan Serang. Sehingga diperkirakan, vaksinasi lansia dapat selesai sebelum Hari Raya Idul Fitri.
“Jika sudah, setelah di situ bergeser ke kecamatan lainnya. Secepatnya kalau bisa mah sebelum lebaran. Kan kita ini nggak mudik jadi manfaatkan saja momentum nggak mudik itu buat silaturahmi ke lansia,” pungkasnya. (SSC-03/Red)

