CILEGON, SSC – Dalam mempercepat penanganan virus corona, sebanyak 3.000 dosis vaksin jenis Sinovac akan disebar di Kota Cilegon. Pelaksanaan vaksinasi yang akan digelar selama 3 hari ini akan diberikan kepada sasaran penerima vaksin yang diprioritaskan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Cilegon, Dana Sujaksani mengatakan, vaksin massal diselenggarakan di Alun-alun selama 3 hari berturut-turut pada pukul 08.00 WIB.
Pada hari tepatnya Selasa (15/6/2021), vaksinasi akan diselenggarakan oleh Polres Cilegon. Dihari berikutnya pada Rabu (16/6/2021) akan dilaksanakan oleh Kodim 0623 Cilegon. Selanjutnya pada Kamis (17/6/2021) akan digelar oleh Pemkot Cilegon.
“Masing-masing dosis vaksin yang akan diberikan sebanyak 1.000 vaksin,” kata Dana kepada Selatsunda.com usai Rapat Koordinasi Vaksin Massal yang digelar di salah satu hotel di Cilegon, Senin (14/6/2021).
Ia menambahkan, vaksinasi akan diprioritaskan kepada lansia, pelaku ekonomi dan pelayan publik. Bagi masyarakat yang ingin di suntik vaksin bisa mendatangi Alun-alun Kota Cilegon dengan membawa kartu identitas.
Lanjut Dana, pihaknya juga sudah menyiapkan vaksinator profesional untuk memastikan pelaksanaan vaksinasi massal berjalan dengan aman dan lancar sesuai dengan yang diprogramkan pemerintah.
Dirinya berharap masyarakat bersedia untuk divaksin. Dengan demikian maka dapat kembali meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19.
Saat ini, Kota Cilegon kembali berstatus zona oranye, namun status tersebut bersifat dinamis, sehingga dibutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
“Tak henti-hentinya kami meminta kepada masyarakat agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, meskipun sudah melakukan vaksinasi Covid-19,” pungkasnya.
Sementara itu, Pejabat Sementara Kasi Dolkes Polres Cilegon Edi M Suryadi menjelaskan, vaksinasi yang dilaksanakan pihaknya akan dibatasi sebanyak 300 orang. Pembatasan itu dilakukan guna mengantisipasi penyebaran Covid-19.
“Jadi kita batasi dulu semua. 300 orang dulu di tahap awal. Jadi gak langsun semuanya pada hari itu 1.000 orang. Dari sisa tersebut nanti masyarakat akan ditaro di tenda yang sudah disiapkan. Adapun tenda yang kami dirikan besok ada 3 tenda,” papar Edi. (Ully/Red)

