20.1 C
New York
Rabu, April 22, 2026
BerandaMaritimPenumpang Pelabuhan Merak Diprediksi Turun saat PPKM Darurat, Jumlah Kapal Bakal Dikurangi

Penumpang Pelabuhan Merak Diprediksi Turun saat PPKM Darurat, Jumlah Kapal Bakal Dikurangi

-

CILEGON, SSC – Jumlah penumpang di Pelabuhan Merak diprediksi akan mengalami penurunan. Prediksi penurunan ini seiring diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Kondisi tersebut juga diperkirakan akan berdampak pada pengurangan jumlah kapal penyeberangan yang akan dioperasikan.

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPBD) Wilayah VIII Provinsi Banten, Handjar Dwi Antoro mengatakan, jumlah penumpang dimasa PPKM Darurat diprediksi akan mengalami penurunan signifikan pada penumpang pejalan kaki, sepeda motor dan kendaraan pribadi. Namun untuk kendaraan logistik, jumlahnya cenderung stabil.

“Prediksi jumlah penumpang pejalan kaki, sepeda motor dan mobil penumpang akan terjadi penurunan yang cukup signifikan tapi kalau angkutan logistik diprediksi relatif stabil, kalaupun ada penurunan hanya sedikit saja,” ujarnya dikonfirmasi, Minggu (4/7/2021).

Kata Handjar, BPTD Banten dengan pengaruh tersebut akan melakukan penyesuaian dengan merubah pola operasi jumlah trip kapal. Skenario jumlah kapal pada setiap dermaga dari 7 dermaga yang ada di Pelabuhan Merak, kemungkinan akan dikurangi.

“Skenario awal tetap akan mengoperasikan semua dermaga dengan mengurangi jumlah kapal yang beroperasi pada tiap dermaga. Hal ini untuk menghindari kerumunan,” terangnya.

Ia mengungkapkan, meski akan menyesuaikan jumlah kapal dimasa PPKM Darurat namun pihaknya dengan kondisi tersebut masih perlu berkoordinasi dengan operator kapal. Untuk saat ini, kapal penyeberangan di Pelabuhan Merak masih dioperasikan normal dengan 30 kapal dengan rincian 26 kapal di dermaga reguler dan 4 kapal di dermaga eksekutif.

“Kita mau rapat dulu untuk mendengar masukan dan pendapat operator kapal,” paparnya. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen