CILEGON, Selatsunda.com – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cilegon mencatat sampai pertengahan Tahun 2022 sebanyak 270 warga Cilegon mengikuti program pemagangan Pemerintah Kota Cilegon di sejumlah industri.
Plt Kepala Disnaker Kota Cilegon, Panca Nugrahestianto Widodo, minat masyarakat mengikuti program magang pada tahun ini terbilang tinggi. Jika dibandingkan dengan Tahun 2021, jumlah warga yang mengikuti pemagangan 111 orang.
“Program pemagangan dibandingkan di 2021 itu kenaiknya hampir 100 persen. Di 2021 lalu aja, hanya ada 111 orang yang magang di perusahaan. Dan pada 2022 sejak Januari hingga akhir Agustus sudah mencapai 270 orang,” kata Panca kepada awak media ditemui di kantornya, Senin (5/9/2022).
Panca menambahkan, dari puluhan industri yang ada di Kota Cilegon, ada sebanyak 14 perusahaan yang berpartisipasi terhadap program pemagangan. Diantara industri tersebut, sekitar 22 orang yang ikut pemagangan langsung direkrut menjadi tenaga kerja.
“Alhamdulillah meski program pemagangan ini tidak siginifikan tapi perusahaan bisa merektrut warga Cilegon untuk menjadi karyawan. Tapi, penerimaan karyawan ini pun tergantung kebutuhan dari pihak perusahaan,” tambah Panca.
Diakui Panca, manfaat dari program pemagangan tersebut, selain mendapatkan serfikat lengkap dari pihak perusahaan, peserta magang pun bisa langsung di rektrut pihak perusahaan. Program pemagangan ini biasanya dilakukan paling lama 6 bulan.
“Otomatis sertifikat yang mereka (peserta magang) ini terima, otomatis akan menjadi bekal bagi mereka untuk bisa mendaftar ke perusahaan lain. Untuk target sendiri, jika mengacu pada Program Renstra (Rencana Strategis) 5 tahun, prioritas daerah di Disnaker Kota Cilegon ada 2. Yaitu, Pelatihan dan penempatan kerja. Pelatihan sebanyak 2.000 orang dan penempatan kerja 2.000 orang,” ujar Panca. (Ully/Red)

