CILEGON, Selatsunda.com – Setelah melalui lelang cepat, proyek pembangunan jembatan Ciberko yang berlokasi di Kelurahan Kalitimbang, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon yang sebelumnya gagal tender akhirnya mulai digarap. Hal ini terungkap dalam Sosialisasi Pembangunan Jembatan Ciberko yang digelar di Kelurahan Kalitimbang, siang tadi.
Turut hadir dalam sosialisasi tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Cilegon, Erik Airlangga, Kepala Bidang Bina Marga (BM) Dinas PUTR Cilegon, Retno Anggraeni, Camat Cibeber, Sofan Maksudi dan tokmas (tokoh masyarakat) Kecamatan Cibeber.
Kepala Bidang Bina Marga (BM) Dinas PUTR Cilegon, Retno Anggraeni mengatakan, proyek perbaikan Jembatan Ciberko ini menelan APBD 2022 sebesar Rp 2,4 miliar. Proyek jembatan ini akan mulai dikerjakan pada Oktober 2022 dan ditaregetkan rampung pada 2023 mendatang.
“Paling telat dikerjakan di awal Oktober ini. Karena besok atau lusa mulai tandatangan SPK (surat perintah kerja). Setelah SPK baru dari pihak pemegang tender mulai mengerjakan jembatan. Untuk pemegang tender Oleh CV Ciwaru Utama Raya dengan nilai pagu Rp 2,4 miliar,” kata Retno kepada awak media usai sosialisasi, Senin (26/9/2022).
Retno menambahkan, proyek perbaikan jalan ini bukan sistem tambal sulam melainkan sistem bongkar. Pembongkaran jembatan tentunya akan menutup akses jalan.
“Jadi dibongkar semua. Jembatan kanan kiri akan dilebarkan menjadi 10 meter. Untuk pekerjan jembatan kita targetkan rampung hingga 120 hari,” tambahnya.
Ditempat yang sama, Ketua Komisi IV DPRD Kota Cilegon Erik Airlangga mengatakan, ada beberapa opsi untuk mengatur akses lalu lalang masyarakat saat nanti pekerjaan dimulai. Salah satunya, ia meminta agar Pemerintah Kecamatan Cibeber membuka Jalan Pemda guna mengatur mobilitas masyarakat.
“Kalau berbicara dampak pelebaran jalan ini hanya beberapa rumah. Kita juga minta akses tadi jalan Pemda itu harus dibuka terus Jalan Kedung Baya juga harus dibuka,” ujar Erik.
Ia berharap, dengan pelebaran jembatan dapat memberikan dampak positif bagi sirkulasi perekonomian masyarakat setempat. “Dengan adanya pelebaran jembatan ini otomatis perekonomian masyarakat bisa meningkat,” pungkasnya. (Ully/Red)

