20.1 C
New York
Minggu, Juni 7, 2026
BerandaPeristiwaHingga September 2022, Penyerapan Tenaga Kerja di Cilegon Capai 1.800 Orang

Hingga September 2022, Penyerapan Tenaga Kerja di Cilegon Capai 1.800 Orang

-

CILEGON, Selatsunda.com – Bergeliatnya investasi di Kota Cilegon memberikan dampak positif pada penyerapan tenaga kerja. Pada periode Januari hingga September 2022, penyerapan tenaga kerja di Kota Cilegon mencapai kurang lebih 1.800 orang.

Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Cilegon, Panca Nugrahestianto Widodo mengatakan, peningkatan investasi di Cilegon khususnya sektor industri sangat berefek pada penyerapan tenaga kerja. Dampak itu dipengaruhi oleh mulai berjalannya project-project pembangunan sejumlah pabrik di Cilegon.

“Jadi ada sejumlah pabrik yang sudah mulai berjalan pembangunannya. Seperti PLTU 9-10 Suralaya, kemudian ada juga sekarang pembangunan konstruksi Lotte. Selain itu ada yang lain juga. Nah, itu memberikan kontribusi yang besar untuk penyerapan tenaga kerja kita,” ujar Panca ditemui di kantornya, Jumat (21/10/2022).

Disnaker Cilegon mencatat dari data jumlah pekerja baik pekerja berdasarkan penempatan kerja dan pekerja magang hingga September tahun ini, penyerapan tenaga kerja kurang lebih  mencapai 1.800 orang. Jumlah tersebut, 1.449 orang diantaranya sebagai pekerja berdasarkan penempatan kerja dan 400 orang  pekerja magang.

“Untuk yang magang itu dari macam-macam industri, ada juga perusahaan perniagaan. Yang magang itu ada dari Indorama, Krakatau Posco, ccsi, Latinusa, KOS, Statomer, Hitachi, dan ada dari dua hotel. Otomotif bengkel juga ada,” tuturnya.

Panca menjelaskan, meski memang ditengah peliknya prediksi pada 2023 terjadi resesi global namun pihaknya optimis target penyerapan tenaga kerja di Cilegon pada tahun ini dapat tercapai.

Begitupun nanti target penyerapan tenaga kerja pada 2023, pihaknya masih tetap meyakini  dapat tercapai. Hal itu diperkuat dengan adanya ekspansi sejumlah perusahaan PMA serta masih berlanjutnya project konstruksi pembangunan pabrik yang berjalan secara jangka panjang.

Diketahui, satu dari 10 janji politik kepala daerah dan wakil kepala daerah Kota Cilegon, Helldy Agustian-Sanuji Pentamarta terkait penyerapan 25.000 tenaga kerja selama 5 tahun. 15 ribu diantaranya ditargetkan terserap dari pengembangan sektor UMKM, 10 ribu lainnya dari penyerapan lapangan kerja di perusahaan/industri.

“Kita meyakini ancaman resesi tidak begitu berpengaruh di Cilegon, mudah-mudahan tidak. Karena di Cilegon ada beberapa project yang 2023 nanti berjalan. Masih ada lanjutan project Lotte dan PLTU dan Chandra Asri. Kita dengar juga Krakatau Posco akan ada perekrutan di 2023 sehubungan dengan ekspansinya,” tuturnya.

Panca kembali menjelaskan, sejauh ini sehubungan dengan prediksi resesi global,  pihaknya belum menerima informasi/ laporan akan ada Pemutusan Hubungan Kerja massal dari perusahaan/industri.

“Sampai saat ini dari industri atau serikat, laporan itu belum ada. Kita berharap jangan sampai ada,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Seksi Penempatan Kerja Dalam Negeri Disnaker Cilegon Wawan Gunawan menambahkan, pihaknya dalam waktu dekat akan mengumpulkan perusahaan perniagaan sehubungan antisipasi ancaman resesi global.

“Jadi nanti kita kumpulkan, perusahaan-perusahaan perdagangan jasa di Cilegon. Dari situ nanti kita akan gali informasi terkait tenaga kerjanya sehubungan dengan  resesi global yang diprediksi terjadi 2023. Tentu bilamana nanti ada pengaruh, kita akan ambil langkah-langkah antisipasi,” pungkasnya. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2