CILEGON, SSC – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon mulai melakukan penataan kabel yang semrawut di jalur protokol dengan menanam di bawah tanah.
Plt Asda II Setda Kota Cilegon, Aziz Setia Ade Putra mengatakan, penataan kabel di bawah tanah akan dilakukan mulai dari Lampu PCI hingga Lampu Merah ADB sepanjang 6 kilometer. Penataan kabel akan mulai dilakukan pada akhir September dan diperkirakan rampung di penghujung tahun ini.
“Dari hasil kesepahaman rapat, jika penataan kabel akan dilakukan mulai dari lampu merah PCI sampai lampu merah ADB. Kabel-kabel di udara akan ditanam di bawah tanah. Sudah tidak ada lagi kabel di udara lagi,” kata Aziz usai rapat pembahasan utilitas penataan kota di Pemkot Cilegon, Selasa (24/6/2025).
Penataan ini mengacu pada Peraturan Wali Kota Cilegon Nomor 18 Tahun 2025 tentang Penataan Jaringan Kabel.
“Untuk tahap pertama ini, jalan protokol yang akan diutamakan di penataan kabel. Proyek ini akan dikerjakan oleh Abjatel mulai awal September 2025. Harapannya, akhir tahun ini rampung dan awal 2026 kabel udara di jalur utama sudah tidak ada lagi,” jelas Aziz.
Ia menegaskan, proses pemindahan jaringan tidak akan mengganggu pelayanan kepada masyarakat.
“Sebelum kabel udara diputus, sambungan pelanggan akan lebih dulu dialihkan ke jalur bawah tanah,” tandasnya.
Koordinator Apjatel Jabodetabek, Anton F Belnis menambahkan, seluruh biaya penurunan kabel ditanggung langsung oleh masing-masing provider.
“Jadi tidak dibebankan ke pemerintah. Kalau di satu titik ada 15 provider, ya mereka masing-masing yang bayar ke kontraktor pelaksana,” terang Anton.
Penataan ini merupakan hasil kesepakatan bersama antara Pemkot Cilegon dan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel), sebagai bentuk komitmen mendukung penataan jaringan sesuai regulasi yang berlaku.
Anton menyebutkan, sejak 2021 hingga 2024, Apjatel telah menurunkan lebih dari 300 kilometer kabel udara ke bawah tanah di wilayah Jabodetabek.
“Sekitar 75 persen di antaranya di Jakarta, sisanya tersebar di Bogor, Depok, Bekasi, dan Tangsel,” ungkapnya. (Ully/Red)

