20.1 C
New York
Rabu, Juni 24, 2026
BerandaPeristiwaPejabat Eselon II Cilegon Mulai Jalani Uji Kompetensi, Beberapa Ngaku Grogi saat...

Pejabat Eselon II Cilegon Mulai Jalani Uji Kompetensi, Beberapa Ngaku Grogi saat Diwawancara Pansel

-

CLEGON, SSC – Sebanyak 10 pejabat eselon II mulai menjalani uji kompetensi oleh panitia seleksi (Pansel), Senin (15/92/2025). Uji kompetensi rotasi mutasi jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama ini dimulai pada pukul 09.00 WIB di Gedung Assessment Center Pemkot Cilegon.

Pantau Selatsunda.com terlihat pejabat eselon II ini yang mengikuti uji kompetensi diantaranya Kepala DPKP Cilegon, Achmad Jubaedi, Kepala Diskominfo Cilegon, Agus Zulkarnain, Tiga Staf Ahli Cilegon, A.Aziz Setia Ade Putra, Agus Ubaidillah dan Bambang Hario Bintan dan, Kepala Disperindag Cilegon, Andriyanti. Tampak pejabat menunggu giliran di ruang lobi gedung assessment center.

Diketahui, Hari ini, sebanyak 10 pejabat eselon II diuji kompetensi oleh Pansel. Tim pansel berasal dari eskternal Pemkot Cilegon. Pansel JPT Pratama rotasi mutasi eselon II diketuai oleh Akademisi dari UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten, Syaeful Bahri dengan anggota dari unsur profesional yakni Mantan Sekda Cilegon, Abdul Hakim Lubis, Eks Pj Sekda Banten yang saat ini menjabat Kepala DPMPTSP Banten, Virgojanti dan dua akademisi lain, Denardo dan Edi M Abduh

Salah satu Peserta Uji Kompetensi Rotasi Mutasi JPT Pratama, Agus Zulkarnaen mengaku, gugup dan grogi saat masuk dan di wawancara oleh pansel.

“Ampun grogi banget. Apalagi pas masuk ruangan 2, Bu Virgojanti dan Pak Lubis. Bu Virgo nanya soal investasi. Bagaimana cara saya sebagai Kepala Dinas Diskominfo soal informasi soal investasi. Itu gugup banget,” kata Agus kepada Selatsunda.com ditemui usai wawancara.

Lebih lanjut, Agus menambahkan, pertanyaan yang cukup berbobot saat wawancara dilontarkan Ketua Tim Pansel, Syaeful Bahri. Ketua Pansel bertanya hal-hal yang menurutnya cukup rumit.

“Tadi Pak Syaeful agak berat pertanyaannya. Semoga saja jawaban saya bisa masuk dan diterima oleh Pak Ketua,” ucapnya.

Senada dengan Agus, Staf Ahli Walikota Setda Kota Cilegon, Agus Ubaidillah juga mengaku, sangat gugup ketika diwawancara Pansel. Ia mengaku, jika tim Pansel bertanya soal tupoksi yang saat ini dirinya pimpin sebagai Staf Ahli Walikota Cilegon.

“Awal saya ditanya sama tim pansel soal tupoksi saat menjabat sekarang. Tapi sebelumnya saya ditanya sama mereka, “bapa sehat”. Saya jawab saja sehat. Pas masuk dan disuruh duduk, mulai grogi sama gugup saat mulai di tanya-tanya sama tim Pansel. Tadi saya di kasih waktu 10-20 menit sama tim pansel,” ucap Agus. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen