CILEGON, SSC – Walikota Cilegon, Robinsar menargetkan, jika akhir masa jabatannya sebagai Walikota Cilegon, mampu meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kota Cilegon hingga Rp 1,5 triliun. Hal ini terungkap dalam rapat koordinasi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil Pemkot Cilegon.
“Saya menargetkan kepada OPD, di akhir masa jabatan saya, PAD dari pajak, retribusi, dan lain-lain bisa mencapai Rp1,5 triliun. Target tersebut harus disertai jadwal kerja yang jelas, ada timeline, ada target bulanan, target sektor industri yang disasar, sehingga bukan hanya asumsi tetapi langkah-langkahnya benar-benar dijalankan dan dibuktikan,” kata Robinsar ditemui di Rumah Dinas Walikota Cilegon, Selasa (10/2/2026).
Robinsar menjelaskan, selama ini PAD Kota Cilegon hanya mampu mencapai Rp 800 juta hingga Rp 900 juta. Kedepan, untuk bisa mencapai target tersebut, OPD penghasil harus bekerja keras dalam memaksimalkan dan mengali sumber PAD dengan strategi kerja yang lebih terstruktur tanpa beramsumsi.
Pihaknya tidak ingin target hanya muncul di atas kertas tanpa adanya langkah-langkah pembuktian di lapangan.
“Saya minta kepada OPD, target 1,5 triliun ini harus ada scheduled target-nya. Bukan sekadar asumsi. Harus ada timeline kerja yang jelas. Tanggal sekian apa, bulan ini targetnya di mana, dan sektor industri mana yang disasar. Langkah-langkah ini harus dijalankan dan dibuktikan,” tegasnya.
Target pendapatan daerah tentu harus mengalami peningkatan dibanding APBD sebelumnya.
“Angkanya memang saya belum ingat secara detail, tetapi prinsipnya harus meningkat,” pungkasnya. (Ully/Red)





