CILEGON, SSC – Imam Subarkah (13), anak yang menderita gizi buruk dan dirawat di RSUD Kota Cilegon, dikabarkan meninggal dunia, Kamis (20/7/2023). Imam meninggal sekitar pukul 19.50 WIB saat menjalani perawatan medis di ruang ICU anak.

Kabar tersebut dibenarkan oleh Lurah Pabean Nurul Hadiyati.

“Innalillaahi wainnailaihi rojiun, Imam baru saja dikabarkan meninggal dunia jam 19.50 WIB,” kata Nurul dikonfirmasi Selatsunda.com melalui pesan singkat whatsapp.

Nurul mengatakan, jenazah rencananya dimakamkan di rumahnya di Lingkungan Karang Tengah, Kelurahan Pabaen.

Nurul sapaan akrabnya ini menambahkan, jika almarhum tengah dalam proses di bawa ke rumah duka oleh keluarga.

“Mau dibawa ke rumah bapaknya. Saat ini tengah proses oleh Tim RSUD,” tambah Nurul.

Baca juga  Jadi Tuan Rumah POPDA XII Banten 2026, Kota Cilegon Pasang Target Juara 1

Kata Nurul, pihaknya belum mengetahui secara detail almarhum akan di kubur malam ini atau keesokan harinya.

“Belum tahu. Saat ini tengah diobrolin sama pihak keluarga dan RW,” pungkasnya.

Pada pemberitaan sebelumnya, Walikota Cilegon, Helldy Agustian menjenguk Imam (13), anak yang menderita gizi buruk yang sempat viral di media sosial. Orang nomor satu di Kota Cilegon ini datang ke RSUD Kota Cilegon pada Senin (3/7/2023) sekitar pukul 10.49 WIB.

Walikota Cilegon, Helldy Agustian mengatakan, Imam, anak yang viral di medsos bukan mengidap penyakit stunting melainkan menderita penyakit gizi buruk.

Walikota menceritakan, Imam pada dua tahun lalu pernah dibawa ke Jakarta untuk berobat karena mengalami gangguan mental. Disana, kata Helldy, Imam telah diobati. (Ully/Red)