General Manager The Royal Krakatau Hotel, Rury Ilham menerima potongan tumpeng . Potong tumpeng menandakan The Surosowan mulai beroperasi, Belum lama ini. Foto Istimewa

CILEGON, SSC – Hotel bintang 4 di Kota Cilegon, The Royale Krakatau Hotel merubah nama restoran kebanggaannya yang sebelumnya dinamai The Sapphire kini menjadi The Surosowan.

General Manager The Royal Krakatau Hotel, Rury Ilham mengatakan, perubahan nama tersebut untuk lebih mengangkat kearifan budaya lokal Banten ditengah-tengah masyarakat Cilegon bahkan luar Cilegon hingga mancanegara.

“Intinya kami ini ingin mengubah dan mengangkat budaya Banten dengan hadirnya The Surosowan. Surosowan ini kan ada di Banten Lama, Provinsi Banten. Di mana Surau artinya rumah dan sowan adalah bertamu. Jadi Surosowan artinya wadah untuk bertemu,” kata Rury kepada Selatsunda.com ditemui di The Surosowan Royal Krakatau Hotel, Selasa (16/11/2021).

Baca juga  Komunitas Difabel di Cilegon Butuh Perda Pelindungan Disabilitas

Ia mengungkapkan, secara bisnis, dengan hadirnya The Surosowan ini telah banyak dikenal baik dari kalangan menengah kebawah hingga kalangan ekspatriat.

“Kita tahu bersama tamu yang hadir di sini (The Royal Krakatau) tidak hanya dari kalangan lokal saja tapi internasional pun datang ke sini,” ungkapnya.

Masih katanya, interior bangunan di The Surosowan telah berbeda dengan bangunan Sapphire. Di mana beberapa titik terdapat unsur baja (menandakan PT Krakatau Steel) dan warna hijau menandakan PT KS perduli terhadap lingkungan.

Terkait target penjualan, Ilham menargetkan sebanyak-banyaknya tamu hotel maupun restoran hadir di The Royal Krakatau Hotel.

“Kalau bisa sebanyak-banyaknya di 2 bulan ini. Promosi akan terus kami gencarkan untuk mempromosikan The Surosowan,” katanya seraya menambahkan, untuk makanan yang disajikan, kami telah menggunakan makanan rabeg dam sate bandeng yang bisa dinikmati para pengunjung The Royal Krakatau Hotel,” pungkasnya. (Ully/Red)