Warga mengantre untuk mencoblos saat di TPS 027, Komplek PCI, Kota Cilegon, Rabu (17/4/2019). Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Kapolres Cilegon, AKBP Rizky Agung Prakoso menyatakan proses pendistribusian logistik dan pelaksanaan pemilu yang dilaksanakan hari ini, Rabu (17/4/2019) tergolong berjalan lancar dan belum ditemukan kendala apapun di Cilegon. Namun ada dua hal yang perlu diseriusi pihaknya yakni peningkatan pengamanan saat tahapan perhitungan surat suara dan pergeseran kembali logistik dari TPS ke Kecamatan.

“Memang kita nilai, akan lebih meningkat tingkat kerawanan saat perhitungan surat suara. Karena berdasarkan hasil simulasi, kemarin sampai jam 01.00 malam. Belum nanti penandatanganan berita acara saksi -saksi dan segala macam, kita prediksi satu setengah sampai dua jam, berati jam 15.00. Itu juga rawan proses pergeseran surat suara ke PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan). Itu yang menjadi perhatian kita semua,” ungkapnya saat meninjau proses pemilu di TPS 027, Komplek PCI, Cilegon.

Lebih jauh soal pergeseran kembali logistik, kata Kapolres, pihaknya berkewajiban mengawal penuh tahapan itu. Logistik akan tiba di PPK dari TPS secara bersamaan.

“Nanti kan seluruhnya akan bergerak bersama ke PPK, tentunya nanti ada kerawanan di saat semuanya berdatangan secara bersamaan ke PPK. Tapi kami yakin teman-teman PPK mempunyai mekanisme untuk mengklasifikasikan. Karena yang perlu diutamalan kotak presiden, karena yang berhologram ada di kotak itu,” paparnya.

Untuk mengamankan pemilu, Polres menyiagakan anggota sekitar 800 personel di wilayah hukum Cilegon. Pihaknya mengimbau agar masyarakat yang belum mencoblos dapat menggunakan hak suaranya di TPS.

“Alhamdulillah sampai sekarang, belum ada laporan peningkatan situasi. Kita imbau masyarakat untuk terus berdatangan, supaya kita bisa lebih cepat,” papar mantan penyidik KPK ini. (Ronald/Red)

Komnetar anda tentang berita diatas?