20.1 C
New York
Sabtu, Juli 4, 2026
BerandaPeristiwaAntisipasi Tsunami, Pertamina Bangun Jalur Evakuasi di Tanjung Sekong Merak

Antisipasi Tsunami, Pertamina Bangun Jalur Evakuasi di Tanjung Sekong Merak

-

CILEGON, SSC – PT Pertamina lewat Depot LPG Tanjung Sekong membangun jalur evakuasi untuk warga di Lingkungan Kalving Baru II, Kelurahan Lebakgede, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon mengantisipasi bencana tsunami dan bencana teknologi.

Jalur evaluasi dibangun di perbukitan warga tak jauh dari lokasi Depot LPG Tanjung Sekong. Pada jalur itu dibangun 3 titik evaauasi dengan jalur pendakian sebanyak 2 jalur dengan panjang 540 meter dan lebar 1,5 meter.

Terminal Manajer LPG PT Pertamina Tanjung Sekong, Dharmanto Hadi mengatakan, pembangunan jalur evakuasi di perbukitan bermaksud untuk membantu warga bila terjadi bencana. Dengan ini, kata dia, warga tidak perlu risau dan bisa tenang.

“Untuk program bantuan jalur evakuasi ini jika terjadi bencana alam. Paling tidak untuk menenangkan warga. Warga bisa tenang, ada titik kumpulnya,” ujarnya usai peresmian jalur evakuasi, Rabu (5/2/2020).

Baca : Air Laut di Merak Surut, Tali Kapal MT Decora saat Sandar di Jetty Pertamina Putus

Dijelaskannya, jalur dibangun dengan mempertimbangkan kejadian Tsunami Selat Sunda yang terjadi pada 2018 lalu. Saat itu, air di Perairan Merak surut dan tali kapal yang kala itu sandar di dermaga putus. Akibat kejadian itu, warga berlarian ke atas bukit tanpa ada fasilitas jalurvevakuasi yang memadai.

“Waktu itu masih ada kapal sandar, tahun 2018, saya belum ada disini waktu itu. Tapi saya dengar kapal yang sandar itu, airnya surut mendadak, tali tambang langsung putus. MLA itu break away, dia copot otomatis tapi tidak ada korban,” paparnya.

Ia menyatakan, penyediaan jalur evakuasi merupakan bagian dari CSR Pertamina. Pihaknya berharap dengan fasilitas yang diberikan dapat membantu warga mengantisipasi bencana.

Sementara, Ketua RW 06 Lingkungan Baru II, Suparman mengatakan, pembangunan jalur evakuasi menggunakan dana CSR Pertamin senilai Rp 100 Juta. Jalur dibangun di tiga titik baik di sebelah selatan, tengah dan utara perbukitan. Ia menerangkan, dengan adanya jalur evakuasi dapat menampung seluruh warga di Lingkungan Baru II.

“Ini bisa menampung 1.000 orang, masyarakat kita jumlah jiwanya 900 sekian, artinya bisa. Insya Allah dengan karyawan pertamina pun bisa,” tandasnya.

Warga, kata dia, sangat mengapresiasi bantuan Pertamina. Dengan adanya akses jalur evakuasi, warga semakin dimudahkan tanggap bencana dengan cepat.

“Insya Allah dengan ada akses ini, bisa lebih mudah. Tujuan kami itu, cari titik aman, akses jalan keatas lebih cepat. Sehingga diatas kita bisa memantau yang ada dilaut,” harapnya. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -DEWAN 2