Walikota Cilegon, Helldy Agustian dan Wakil Walikota Cilegon, Sanuji Pentamarta. (Foto Dokumentasi)

CILEGON, SSC – Walikota Cilegon, Helldy Agustian dan Wakilnya, Sanuji Pentamarta pasca dilantik akan langsung bergerak memimpin Pemerintahan Kota Cilegon. Dihari pertama pada Senin, (1/3/2021), Helldy-Sanuji akan mengumpulkan seluruh kepala OPD untuk menyamakan persepsi visi, misi dan program yang akan dijalankan selama 3,5 tahun ke depan.

“Kita sudah membuat planning jadi hari Senin itu, kepala dinas kita kumpulkan semua. Kalau memungkinkan lurah, camat, kita kumpulkan semuanya di hari bersamaan. Karena masa jabatan 3,5 tahun, kita harus sprint, nggak pemanasan lagi. Tujuannya, kita ingin visi misi kami terealisasi dengan baik,” ungkap Walikota Helldy, Belum lama ini.

Helldy menyatakan, poin yang paling penting adalah menyamakan persepsi visi dan misi pemerintahan kepemimpinannya bersama Sanuji. Di mana konsepnya adalah Cilegon baru dengan melakukan perbaikan dan perubahan. Dalam hal itu, kata dia, ASN pemkot harus melayani bukan melayani.

Baca juga  Moncer di Pileg 2019, PAN Siapkan Kader di Pilkada Cilegon 2024

Penyamaan persepsi itu juga menyangkut penganggaran program kerja Helldy-Sanuji untuk APBD Tahun Anggaran 2022. Diharapkan, 10 janji politik yang selama disampaikan dalam kampanye bisa terealisasi untuk masyarakat.

“Sebagai sampling, RT RW honornya kita naikan. Dana lingkungan pertahun Rp 100 juta untuk masyarakat. Beasiswa full sarjana buat masyarakat. Kemudian membangun  43 ruang terbuka hijau. Begitu juga hobi anak muda dan komunitas, kita sediakan fasilitasnya,” paparnya.

Kemudian, kata Helldy, dia dan Sanuji dalam rapat nanti akan membahas pengembangan karir ASN. Di mana karir seorang ASN harus berdasarkan kapabilitas, loyalitas dan kompetensi yang baik.

Pihaknya ke depan akan mengkroscek ASN yang selama ini potensial. Karena menurutnya banyak ASN yang selama ini potensial namun dalam proses mutasi, rotasi dan promosi tidak terakomodir. Ke depan kesempatan itu akan terbuka bebas.

Baca juga  Larangan Warung Nasi Buka di Siang Hari Tuai Kontroversi, Ini Penjelasan Walikota Serang Syafrudin

Lanjut Helldy, penempatan ASN dimasa kepemimpinannya bukan lagi berdasarkan suka atau tidak suka apalagi pendekatan khusus. Nanti seluruhnya akan transparan.

“Tidak ada lagi kenaikan pangkat dan jabatan harus dengan pendekatan khusus, atau dengan membayar sesuatu. Kita pengen semua transparan. Bukan lagi like and dislike,” paparnya.

Dia juga akan menyinggung nasib para tenaga honorer. Beban anggaran untuk perekrutan tenaga honorer akan dievaluasi. Karena khawatir selama ini perekrutannya dilakukan tidak sewajarnya.

“Kita akan memantau THL dan TKK. Kita akan mengevaluasi beban dari pemkot khawatir selama ini TKK, THL main tarik saja,” pungkasnya. (Ronald/Red)