Foto Ilustrasi

CILEGON, SSC – Tidak semua pengendara rodadua akan nyaman saat melintas di Kota Cilegon. Nasib naas menimpa  Eka Putri (30) ketika melintas di kawasan Perumahan Kapling Palas,  Cilegon,  Jumat (20/7/2018). Ibu rumah tangga ini dijambret saat berkendara.

Kepada selatsunda.com,  Eka menceritakan, saat itu Ia dibonceng temannya,  Lia Sulistiani (30) dengan menggunakan motor honda beat hendak mencari makan siang dikawasan itu. Tiba-tiba, muncul dua orang pelaku dari arah belakang menggunakan motor Honda Scopy. Kedua pelaku langsung memepet Ia dan temannya. Dengan aksi cepat,  para pelaku langsung menjambret dompet yang Ia pegang.

“Dua jambret ini pun langsung mengambil dompet saya. Usai mengambil dompet yang ada di tanggan, dua orang jambret pun langsung memacu kecepatan motor mereka. Kami pun refleks teriak jambret, begal,” beber Eka, Sabtu (21/7/2018).

Teriakan itu,  sambung Eka,  tampak membuat pelaku jambret panik karena di lokasi banyak warga setempat. Takut dihakimi massa,  pelaku dengan cepat membuang dompetnya ke jalan dan langsung kabur dengan kecepatan tinggi.

“Mungkin karena kami teriak, jambret jambret, begal,  mereka takut dihakimi warga sekitar. Jambret itu langsung buang dompet saya dan kabur, ” tambah Eka.

Eka memperkirakan dua pejambret ini masih remaja.  Dari postur,  kedua pelaku,   berusia antara 16 sampai 18 tahun.

“Saya sih perkiraan usianya masih muda dan masih sekolah,” ujarnya.

Ia meminta, agar pihak kepolisan bisa menindak tegas keberadaan jambret yang sudah meresahkan di Cilegon.  Menurutnya, Kejadian itu bahkan bisa membahayakan jika terjatuh dan sampai terjadi kecelakaan.

“Pak polisi atau pihak keamanan lainnya harus menindak tegas. Karena yang dibahayakan ini kami selaku kaum perempuan,” paparnya. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here