20.1 C
New York
Senin, April 20, 2026
BerandaEkonomiBankeu Cilegon 2021 Dipangkas, Sejumlah Program Terancam Tak Terealisasi

Bankeu Cilegon 2021 Dipangkas, Sejumlah Program Terancam Tak Terealisasi

-

CILEGON, SSC – Nilai Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon dipangkas oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten di 2021. Pasalnya, Pemkot mendapat alokasi bakeu sebesar Rp 20 miliar.

Menanggapi ini, Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta mengaku kecewa. Menurut Sanuji, nilai bankeu bisa ditambah atau paling tidak minimal nilainya seperti yang diusulkan.

Akibatnya kebijakan tersebut, Bankeu Kota Cilegon berkurang Rp 5 miliar dari yang diusulkan Rp 25 miliar.

“Kebijakan provinsi nyusahin kita (Pemkot Cilegon). Kita sudah susun tiba-tiba dipangkas. Harusnya bisa lebih ditambah bukan malah di kurangi? Atau setidaknya bertahan dengan nilai yang sama,” kata Sanuji kepada awak media ditemui usai rapat paripurna DPRD Cilegon,” Jumat (5/11/2021).

Menurut Politisi PKS, semestinya dalam memutuskan anggaran Bankeu tersebut dikurangi, Pemprov Banten melakukan komunikasi lebih awal ke Pemkot Cilegon.

“Ini mah tiba-tiba dipangkas oleh mereka. Kan kita udah susun anggaran dari awal.
Justru dengan kondisi begini sangat merepotkan kita,” ujarnya.

Sanuji mengaku, dengan kebijakan itu sangat mempengaruhi percepatan pembangunan di Cilegon. Sejumlah program yang sudah disusun menjadi tidak terealisasi.

“Berdampak lah dengan program-program yang udah kita susun. Mulai dari program persampahan, pengentasan pengangguran dan UMKM justru berdampak,” tandasnya.

“Yah semoga tidak dipotong bankeu tersebut. Karena pasti akan berdampak semuanya ke Cilegon,” pungkasnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen