Kadis Kominfo Serang, Hari Pamungkas mengecek operator Serang Siaga 112 yang tengah menerima laporan aduan masyarakat, Rabu (9/10/2019). Foto Ronald/Selatsunda.com

SERANG, SSC – Layanan nomor tunggal Kegawatdaruratan, Serang Siaga 112 baru saja diluncurkan Pemerintah Kota Serang pada februari 2019 lalu. Namun, peluncuran salah satu program layanan smart city dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Serang ini sudah mendapat respon yang luar biasa dari masyarakat.

Selama 9 bulan mulai dari februari hingga oktober 2019, operator layanan sudah mendapat laporan sebanyak 86.988 telepon aduan. 260 diantaranya aduan valid, 23.957 panggilan tidak terjawab dan sisanya sebanyak 43.810 aduan tidak valid atau prank.

“Semenjak di lanching dari bulan februari sampai sekarang kurng lebih 86 ribu calls. Dari laporan tersebut, Yang memang laporan kejadian yang benar dan aktual 260. Sisanya prank call dan ghost call,” ungkap Kadis Kominfo Serang, Hari Pamungkas ditemui dikantornya, Rabu (9/10/2019).

Hari menyatakan, sekalipun dari total aduan lebih banyak aduan tidak valid namun antusias masyarakat terhadap layanan kegawatdaruratan sangat tinggi. Supaya lebih tepat sasaran, kata dia, program 112 perlu gencar disosialisasikan.

“Jadi tentunya perlu disikapi lebih jauh lagi oleh Diskominfo dengan sosialisasi. Perlu sering makin banyak dan sering kepada seluruh masyarakat, penggunaan Serang Siaga 112 tersebut,” paparnya.

Mengenai klasifikasi aduan yang diterima, sambung dia, saat ini Diskominfo telah menyediakan 10 layanan aduan kegawatdaruratan. Diantaranya tentang kebakaran, kecelakaan lalu lintas, gardu listrik, kesehatan, ambulance, mobil jenasah, banjir, bencana alam, pohon tumbang.

Belakangan untuk menyesuaikan Serang Siaga 112 dengan kearifan lokal, Diskominfo  juga menerima aduan tentang gizi buruk. Seluruh aduan itu nanti akan ditindaklanjuti kepada 9 OPD dan 5 instansi vertikal yang telah terintegrasi dengan pihaknya.

“Memang ada beberapa kabupaten kota, yang memasukkan kondisi kegawatdarutan berdasarkan kearifan lokal. Contoh, di kami dimasukkan kondisi stanting atau gizi buruk yang bisa dilaporkan 112,” pungkasnya. (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here