SERANG, SSC – Upaya untuk memperkenalkan tindakan penyelamatan, gencar dilaksanakan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) di berbagai daerah di Indonesia. Kali ini, program SAR Goes to School itu menyasar para pelajar yang ada di Banten.

Bertempat di Kantor Pertolongan dan Pencarian (KPP) Banten, Rabu, (9/5/2018), kegiatan itu diikuti oleh sekitar 150 pelajar dan 10 orang guru.

Kepada mereka, personil Basarnas memberikan materi tentang SAR preventif. Pelajar juga diberikan kesempatan untuk merasakan beberapa teknik evakuasi yang biasa dilakukan oleh pasukan orange ketika sedang melakukan operasi pencarian dan pertolongan. Diantaranya simulasi gempa bumi serta teknik pemindahan korban, praktek evakuasi korban di ketinggian, dan teknik pertolongan korban dalam kedaruratan.

“Melalui kegiatan SAR Goes to School ini, para siswa dan siswali sekolah diharapkan mampu menyelamatkan diri mereka sendiri jika berada dalam kondisi membayakan jiwa, seperti contohnya terjadi gempa bumi,“ ungkap Direktur Bina Potensi Basarnas, Marsekal Pertama TNI F. Indrajaya.

Indrawijaya menyatakan, kegiatan ini tidak lain sebagai bentuk pengenalan SAR yang ditumbuhkan kepada para pelajar terlebih kepada anak usia dini. Dengan begitu, harapnya, pengenalan kesiapsiagaan itu dapat dijadikan pengetahuan dasar bagi para pelajar ketika bencana terjadi.

“Ini sebagai upaya kita mengenalkan SAR bagi anak-anak usia dini. Dengan program tersebut diharapkan akan menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang keselamatan diri khususnya kepada siswa-siswi sekolah yang ada di Propinsi Banten ini,” paparnya. (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here