Ketua KPU Serang, Ade Jahran membuka Rapat Evaluasi Relawan Demokrasi Pemilu 2019 Kota Serang fi salah satu satu hotel di Kota Serang, Kamis (12/12/2019). Foto Ronald/Selatsunda.com

SERANG, SSC – Kontribusi relawan demokrasi mempunyai pengaruh yang besar dalam meningkatkan partisipasi pemilih pada pemilu 2019 di Kota Serang. Namun tugas dan fungsinya masih dinilai belum sebanding dengan honor yang diterima.

Hal ini disampaikan Ketua KPU Kota Serang, Ade Jahran kepada media usai membuka Rapat Evaluasi Relawan Demokrasi pada pemilu 2019 di Kota Serang di salah satu Rumah Makan di Kota Serang, Kamis (12/12/2019).

Ade mengaku, honor yang diterima relawan sebesar Rp 500 ribu per bulannya masih terbilang kecil. Karena selama 3 bulan, relawan harus turun mensosialisasikan tahapan pemilu hingga ke tingkat paling bawah.

“Menurut kami tidak (sebanding), mereka tiga bulan. Kalau relasi itu dikasih honor 500 ribu perbulan. Sementara mereka ke lapangan minimal seminggu sekali. Tapi karena begitu antusias, ada yang mrmang seminggu 2 kali, 3 kali dengan mengumpulkan massa dan komunitas mereka,” ujarnya.

Sedikitnya ada 55 orang yang menjadi demokrasi di Pemilu 2019 di Kota Serang. Diantaranya dari basis relawan disabilitas, pemula, perempuan, komunitas dan sebagainya.

Dalam pemilu 2019, kata Ade, peran relawan sangat penting dan efektif. Secara langsung andilnya turut menaikan tingkat partisipasi pemilih di Kota Serang menjadi 82 persen.

Ia mencontohkan, peran seperti relawan disabilitas turun ke komunitas begitu signifikan. Dari 400 pemilih yang tergabung dalam Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) di Serang, hampir seluruhnya turut berpartisipasi dalam pemilu 2019.

“Dari 400 anggota, hampir semua memilih. Mereka berjuang yang tadinya tidak punya KTP, tapi setelag berkoordinasi dengan disdukcapil, akhirnya mereka punya KTP dan memilih,” paparnya.

Kedepan, pihaknya akan mengusulkan honor relawan termasuk PPK, PPS dan KPPS untuk dinaikan agar sebading dengan tugas yang dikerjakan.

“Mudah-mudahan kita inginkan dinaikan. Tapi lagi-lagi kan ini keputusan di KPU RI. Termasuk honor ad hock itu dinaikan hampir 2 kali lipat, karena informasinya akan dinaikan di pilkada nanti,” harapnya. (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here