Bacaleg Partai Demokrat Cilegon, Jhony Hasibuan menyerahkan berkas keberatan Ke Bawaslu Cilegon, Kamis (26/7/2018). Foto Elfrida Ully Artha/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) DPC Partai Demokrat Cilegon, Jhony Hasibuan melayangkan surat pengaduan ke Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) Cilegon. Jhony ke Bawaslu untuk menyerahkan berkas keberatan atas hasil berita acara yang dikeluarkan oleh KPU (Komisi Pemilhan Umum) Cilegon yang menyatakan dirinya BMS (Tidak Memenuhi Syarat) sebagai Bacaleg.

Berkas diterima langsung oleh Staf Penindakan Bawaslu Cilegon, Hamzah Fatah Hasan.

“Kita (Partai Demokrat,red) meminta agar Bawaslu Kota Cilegon bisa memproses dan menindaklanjuti hasil berita BMS yang dikeluarkan oleh KPU. Kita juga minta ada jembatan antara Partai Demokrat dengan KPU Kota Cilegon akan hasil berita BMS,”
Kata Jhony kepada wartawan usai berkas diserahkan, Kamis (26/7/2018).

Jhony mengaku sangat keberatan dengan hasil berita acara yang menyebutkan berkas pendaftarannya belum memenuhi syarat pada pileg 2019 mendatang. Bahkan, Ia juga dibuat binggung keputusan yang diambil KPU.

“Secara pribadi, saya maupun partai dibuat bingung oleh KPU. Sedangkan undang-undang itu sendiri masih dipakai. Sebenarnya arah kita (Partai Demokrat,red) ke mana? ke peraturan atau ke Undang-undang? Selama ini kan yang saya tahu yang paling tinggi itu ada di Undang-undang? Selama undang-undang tidak dirubah semestinya mengacu ke undang-undang,” ujarnya.

Menurutnya, semestinya KPU tidak mengeluarkan surat berita acara yang menyatakan BMS.

“Surat-surat saya lengkap, terus alasan KPU apa yang menyatakan saya BMS? Memang saya dulunya sebagai warga binaan dan pernah terjerat kasus. Tapi hak politik saya tidak dicabut, jadi siapun bisa dipilih dan memilih,” ujarnya.

Dengan kondisi ini, lanjut Jhoni, Ia meminta agar Bawaslu Kota Cilegon dapat menjembatani persoalan tersebut dengan KPU. Mengingat waktu penyerahan berkas dari parpol ke KPU ditutup pada 31 Juli.

“Insa Allah keburu lah. Saya yakin dan percaya Bawaslu pada kinerjanya. Mudah-mudahn kerja dari Bawaslu segera selesai,” harapnya.

Sementara itu, Staf Penindakan Bawaslu Kota Cilegon Hamzah Fatah Hasan tidak berkomentar banyak. Ketua Bawaslu Kota Cilegon, Siswandi tidak berada dikantor karena sedang melakukan tes pencalonan Ketua Komisioner di Pandeglang.

“Pak Ketua kan ikut tes komisioner di Pandeglang. Enggak ada siapa-siapa di sini,” pungkasnya. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here