Bupati Pandeglang, Irna Dimyati bicara soal Perispan Usai menghadiri rapat paripurna di Gedung DPRD Cilegon, Kamis (26/7/2018). Foto Azis / Selatsunda.com

PANDEGLANG, SSC – Bupati Pandeglang, Irna Dimyati menanggapi persoalan krisis keuangan yang dialami oleh Klub Persipan.  Menurut Irna,  Persipan masih belum menjadi skala prioritas Pemerintah Pandeglang.  Karena Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pandeglang masih difokuskan kepada pembangunan fisik, seperti jalan rusak dan bangunan sekolah.

“Persipan ada di KONI, Kita titipkan ke KONI, kalau masuk ke laga bergengsi kan perlu banyak uang, kita belum siap ke arah sana. Persipan ini engga ngerti, Bupati nya kan lagi fokus bangun jalan dan lagi ngebangun sekolah,” kata Bupati Irna kepada Selatsunda.com usai acara Paripurna di gedung DPRD Pandeglang, Kamis (26/7/2018).

Soal anggaran yang belum cair untuk Persipan melalui KONI, tidak ditampik oleh  Irna. Dana untuk Persipan telah dianggarkan namun pengajuannya masih direvisi.

“Ada salah angka, Kadispora nya juga baru. Yang seharusnya angka untuk KONI senilai 4,9 Miliar lebih ini mah malah 3,3 miliar lebih. Nah di sini ada anggaran untuk Persipan, tapi hanya untuk sekedar pelatihan-pelatihan saja,” bebernya.

Sementara keterlibatan pihak swasta atau pengusaha untuk membantu memajukan Persipan, sambung Irna, pemkab sudah berusaha mengupayakan hal itu. Hanya saja pihak swasta maupun pengusaha masih belum bersedia membantu dengan berbagai alasan.

“Kita libatkan pengusaha juga belum ada yang mau. Kalau dulu jaman pak Dimyati Natakusuma jadi Bupati kan regulasinya tidak mengingat, jadi bisa minta sini dan sana. Kalau sekarang kita harus lihat dulu, mana pengusaha yang benar-benar ikhlas engga mau nolongin. Takutnya ada kepentingan lain, semisal mau nolongin malah ujung-ujungnya minta proyek lagi,” bebernya.(Azis/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here