CILEGON, SSC- Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon berniat untuk menambah penyertaan modal di Bank BJB. Atas niatan itu, Pemkot Cilegon akan mengajukan revisi peraturan daerah terkait penyertaan modal. Hal ini disampaikan Walikota Cilegon Helldy Agustian saat bertemu dengan Direktur Utama (Dirut) Bank BJB Yuddy Renaldi di Rumah Dinas Walikota Cilegon, Rabu (8/2/2023).
Walikota Helldy mengatakan, sejauh ini saham yang ditanamkan Pemkot Cilegon di Bank BJB mencapai Rp. 25 miliar. Dari saham yang ditanam, Pemkot pada Tahun 2022 memperoleh deviden sekitar Rp 5 miliar. Menurutnya, deviden yang diberikan atas penyertaan modal di BJB tersebut sangat besar jika dibandingkan deviden yang diperoleh dari BUMD yang dimiliki Kota Cilegon.
Helldy menyatakan, Pemkot saat bertemu dengan Bank BJB ada rencana untuk meningkatkan nilai deviden dengan menambah penyertaan modal.
“Intinya bagaimana PAD kita meningkat, salah satu faktor uang safety, uang aman, deviden kita besar dan kita kembalikan lagi ke masyarakat,” ujarnya.
Untuk menambah penyertaan modal ke Bank BJB, memang kata Helldy, pihaknya perlu merevisi Peraturan Daerah (Perda) tentang Penyertaan Modal. Karena dalam perda diatur batas maksimal Rp 25 miliar. Oleh karenanya, Ia menginstruksikan kepada Sekda Kota Cilegon Maman Mauludin untuk mengajukan revisi perda ke DPRD Cilegon.
“Makanya nanti Pak Sekda akan mengajukan kepada dewan (Revisi Perda) agar supaya (penyertaan modal) ini dinaikan tidak lagi Rp 25 miliar. Mungkin di angka Rp 100 miliar, supaya nanti ada spare-nya,” ungkapnya.
Helldy menerangkan, meski belum mengestimasi berapa nilai penyertaan modal yang akan ditanamkan namun jika melihat dari saham yang ada saat ini, perolehan deviden jika diakumulasi terus bertambah. Itu artinya, jika penyertaan modal ditambahkan, deviden yang diperoleh akan semakin besar pula.
“Kurang lebih kalau deviden kita Rp 5 atau 6 miliar, tahun ini berarti jadi 31 miliar. Tahun depan terus (naik), tapi uang itu tidak hilang. Makin lama semakin besar, nanti kalau besar, baru sesekali (deviden) kita ambil untuk masyarakat,” ucapnya.
Sementara di tempat yang sama, Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi mengatakan, kunjungannya ke Kota Cilegon dalam rangka silaturahmi ke Walikota Cilegon Helldy Agustian selaku pemegang saham Bank BJB.
“Kami ada rencana melaksanakan RUPS tahunan bulan April, kami menyampaikan progres yang dilakukan BJB sampai dengan akhir tahun. Alhamdulillah Pak Wali mendukung perkembangan BJB, support Pak Wali sangat besar untuk BJB,” ujarnya.
Yuddy menyatakan, disela-sela kegiatan tersebut memang terdapat penawaran penambahan penyertaan modal yang diajukan pihaknya. Respon walikota, kata dia, sangat mendukung niatan dari Bank BJB.
Yudi mengungkapkan, pihaknya jika tawaran tersebut diterima Pemkot dapat merealisasikan pada 2024 mendatang. Ia berharap adanya dukungan penambahan modal untuk Bank BJB. “Kita masih lagi hitung (angkanya),” terangnya. (Ronald/Red)

