20.1 C
New York
Kamis, Juni 18, 2026
Beranda Peristiwa Siswa SMA Bosowa Al Azhar Ikut Seleksi Mandiri UPN Veteran Yogyakarta di...

Siswa SMA Bosowa Al Azhar Ikut Seleksi Mandiri UPN Veteran Yogyakarta di Cilegon, Paling Banyak Incar Jurusan Teknik Pertambangan

0
40
Siswa SMA Bosowa Al Azhar mengikuti Seleksi Mandiri UPN Veteran Yogyakarta di Kota Cilegon, Kamis (18/6/2026). Dalam seleksi di perguruan tinggi tersebut, jurusan yang paling diminati adalah teknik pertambangan. Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Ratusan siswa SMA Bosowa Al Azhar yang ada di Kota Cilegon, Bogor dan Kota Makasar mengikuti Seleksi Mandiri Bela Negara atau SMBN 1 untuk masuk Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta. Penyelenggaran SMBN 1 dilaksanakan di SMA Bosowa Al Azhar Kota Cilegon, Kamis (18/6/2026).

Beragam jurusan di bidik peserta untuk masuk UPN Veteran Yogyakarta dan yang paling banyak diminati adalah jurusan teknik pertambangan.

Chief Academic Officer SMA Bosowa Al Azhar Cilegon Eko Arianto mengatakan, pelaksanaan SMBN 1 ini terselenggara atas kerja sama antara SMA Bosowa Al Azhar Cilegon dengan UPN Veteran Yogyakarta.

“Berawal dari kerja sama kemitraan Bosowa School dengan UPN Veteran Yogyakarta. Sekolah kami di tiga kota yakni di Cilegon, Bogor dan Makassar jadi lokasi ujian mandiri UPN Veteran Yogyakarta. Pada 2024 sudah dilaksanakan di Bogor dan Makassar, di Cilegon baru pada 2026,” ujarnya.

Pelaksanakaan SMBN oleh UPN Veteran Yogyakarta, digelar di 8 lokasi. Tiga diantaranya di SMA Bosowa Al Azhar di mana salah satunya di Kota Cilegon. Pelaksanaan itu, SMA Bosowa Al Azhar Kota Cilegon mendapat kuota sebanyak 200 orang.

Menurut Eko, pelaksanaan SMBN 1 yang digelar di SMA Bosowa Al Azhar merupakan gerbang pembuka di Kota Cilegon. Semangatnya, kata dia, sama dengan Program Wali Kota Robinsar yakni Cilegon Juare.

“Untuk ujian mandiri ini, ini gerbang pembuka. Saya pikir ini semangatnya sama dengan Cilegon Juare. Kemarin Pak Wali menginformasikan, Cilegon punya beasiswa dengan perguruan tinggi. Alhamdulillah, kami ingin membuktikan ke Pak Wali. Setelah ini kami akan informasikan, kita sudah jadi menjadi etalase,” ucapnya.

Pelaksanaan tersebut juga menjadi ruang bagi Kota Cilegon menjadi lebih dikenal masyarakat luas.

“Peserta tes ada dari Sumatera, dari sekitar Banten, dan ada juga dari Yogyakarta, karena memang tidak mendapatkan kuota tes di sana, jadi ikut tes di sini Cilegon. Ini Cilegon jadi dikenal dari orang luar kota sebagai kota yang menyiapkan anak-anak yang akan ke perguruan tinggi,” paparnya.

Sementara Panitia Pelaksana SMBN 1 UPN Veteran Yogyakarta, Asri Sekar Mawar menyatakan, pihaknya mengadakan SMBN 1 di SMA Bosowa Al Azhar Cilegon sebagai lokasi tes karena memang akses paling mudah untuk para peserta.

“Jadi dekat dengan Sumatera juga, harapnnya mengakomodir semua peserta yang ingin bergabung keluarga besar UPN Veteran Yogyakarta,” ucapnya.

Asri menambahkan, UPN Veteran Yogyakarta pada tahun 2026 membuka kuota 6.000 mahasiswa baru.

“Di UPN Veteran Yogyakarta ada 4 jalur penerimaan mahasiswa, pertama jalur prestasi, kedua jalur SNBT, dan kemudian ujian mandiri ada dua yakni SMBN 1 dan SMBN 2,” ujarnya.

UPN Veteran Yogyakarta, kata Asri, saat ini memiliki 5 fakultas. Dari lima fakultas, jurusan yang paling banyak diminati adalah jurusan teknis pertambangan.

“Jurusan paling diminati sudah sangat terkenal kami punya teknik pertambangan, jadi yang paling familiar dan digemari oleh peserta di fakultas teknologi mineral,” ucapnya yang merupakan yang merupakan Dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN Veteran Yogyakarta.

Ia mengungkapkan, jurusan teknik pertambangan banyak diminati karena banyak calon mahasiswa menilai prospek kerja di pertambangan sangat terbuka.

“Karena memang jurusan itu ngga banyak di buka di Indonesia dan jurusan yang paling tua di Indonesia dan prospek pekerjaannya sangat terbuka,” pungkasnya. (Ronald/Red)