CILEGON, SSC – Warga Lingkungan Kedungbaya RT 01 RW 04, Kelurahan Kalitimbang, Cilegon, berinisial SHR tidak berkutik ketika diamankan petugas Kepolisian Sektor Cibeber. Residivis yang baru keluar dari penjara tahun 2014 itu, ditangkap karena diduga melakukan tindakan onar dengan melakukan pengerusakan menggunakan senjata tajam dirumah salah seorang warga di Kampung Krapyak, Desa Wanayasa, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang.

Informasi yang dihimpun selatsunda.com, SHR ditangkap karena melakukan aksi pengerusakan dirumah pelapor bernama Leman, Minggu (22/4/2018).Sekitar pukul 14.00 wib, SHR datang kelokasi dan langsung mengacungkan senjata tajam didepan rumah pelapor. Tanpa sebab dan dalam kondisi mabuk, pelaku yang memiliki tato disekujur tubuhnya itu langsung merusak motor pelapor. Ban dan kabel mesin motor juga tidak luput dirusak pelaku. Aksi itupun kemudian dilaporkan ke Polsek Cibeber.

Mendapati laporan itu, petugas langsung menelusuri laporan pelapor. Pada Kamis dini hari ini sekitar pukul 00.24 wib, petugas langsung menangkap pelaku di warung yang ada di Jalan Lingkar Selatan, Kramatwatu.

“Dia melanggar pasal dengan tindak pidana dengan kekerasan dengan merusak benda. Dia dikenakan pasal 335 dan 406 tentang pengancaman dengan kekerasan, diancam penjara 2 tahun 8 bulan,” ungkap Kapolsek Cibeber, AKP Dedi Rudiman kepada media dikantornya, Kamis (3/5/2018).

Dalam pengakuan, kata Kapolsek, pelaku tidak hanya melakukan satu kali tindakan keributan dengan kekerasan namun juga melakukan tindakan yang sama dibeberapa tempat lain. Warung, sambungnya, kerap menjadi sasaran amuk pelaku ketika dalam pengaruh minuman keras.

“Tiap malam, kalau dia tidak mabuk, tidak merusak. Tapi kalau dia sudah terpengaruh minuman keras, dia nodong dengan pisau di warung-warung yang dianggapnya disitu ada uang, ” paparnya.

Dalam catatan kriminal, sambung Kapolsek, pelaku kerap keluar masuk penjara. Residivis itu, baru saja keluar dari penjara tahun 2014 karena tersangkut kasus tindakan pidana pemerkosaan. (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here