CILEGON, SSC – Komisaris Utama PT BPRS Cilegon Mandiri, Ismatullah menyatakan, BPRS Cilegon Mandiri dalam meningkatan loyalitasnya kepada nasabah memperkuat jangkauan syariah di Kota Cilegon. Salah satunya dengan program Tabungan Ukhwah.
Pada triwulan I 2026, BPRS Cilegon Mandiri menargetkan 10.000 nasabah baru dengan digelarnya program ini.
“Harapannya, melalui Tabungan Ukhuwah ini, masyarakat semakin memahami bahwa bank syariah adalah milik semua. Kami menawarkan solusi simpanan, kredit, dan pembiayaan yang kompetitif, setara dengan bank konvensional namun tetap dalam koridor syariah,” kata Ismatullah usai peresmian program buku tabungan Ukhwah yang digelar di BPRSCM, Rabu (4/2/2026).
Sementara itu, Direktur Utama PT BPRS CM, M. Yoka Desthuraka menjelaskan bahwa Tabungan Ukhuwah dirancang untuk meningkatkan retensi (kesetiaan) dan revenue perusahaan. Salah satu daya tarik utama program ini adalah pemberian “gimmick” berupa hadiah-hadiah menarik bagi nasabah.
“Kami ingin nasabah tidak hanya sekadar memiliki rekening, tapi aktif menabung (repeat customer). Pemberian hadiah ini menjadi pemicu (trigger) agar masyarakat, baik perangkat daerah maupun masyarakat umum, lebih gemar menabung di BPRS CM,” ujar Yoka.
Saat ini, sambung Yoka, BPRS CM telah mengelola berbagai dana rutin dari program Pemerintah Kota Cilegon, seperti dana hibah, gaji Ketua RT/RW, hingga penggajian PPPK.
Kinerja BPRS CM menunjukkan tren positif yang signifikan. Dalam kurun waktu hanya dua bulan, terjadi peningkatan hampir 8.000 rekening baru. Pertumbuhan ini didorong oleh integrasi data perangkat daerah dan kader:
“RT/RW: Sebanyak 3.594 rekening, kader sebanyak 2.200 rekening. Kami estimasi capai 95 persen dari target perangkat daerah telah masuk ke sistem BPRS CM,” ujarnya.
Melihat pertumbuhan yang pesat, ujarnya, BPRS CM optimis diawal tahun ini pihaknya mematok target total 10.000 nasabah baru pada akhir Triwulan I tahun 2026.
“Saat ini posisi kami sudah setengah jalan menuju target. Dengan dukungan penuh dari Pemkot Cilegon dan antusiasme masyarakat, kami optimis angka 10.000 nasabah ini dapat terealisasi, sehingga struktur pendanaan BPRS CM semakin kuat dan ‘gemuk’,” pungkas Yoka. (Ully/Red)

