Polres Serang membubarkan sejumlah tempat hiburan malam di wilayah Kabupaten Serang yang masih buka ditengah Covid-19, Minggu (11/10/2020) dini hari. Foto Istimewa

SERANG, SSC – Aparat Polres Serang membubarkan pengunjung di 3 tempat hiburan malam di wilayah Serang Timur, Kabupaten Serang yang masih beroperasi.

Pembubaran dilakukan dalam giat razia tempat hiburan malam dalam penegakan protokol kesehatan Covid-19, Minggu (11/10/2020) dini hari.

Selain menghentikan aktivitas tempat hiburan malam, petugas juga menyita 22 botol miras dari berbagai merek.

“Diantaranya 18 Botol Angker dan empat Botol Guinnes Bir Hitam, dari tiga kafe yang kita razia” kata Kapolres Serang, AKBP Mariono saat dikonfirmasi.

Diketahui ketiga tempat hiburan malam yang dibubarkan diantaranya Princess Queen, Resto King, dan Lapo yang ada di Jalan Raya Jakarta-Serang, Desa Sentul, Kecamatan Kragilan.

Baca juga  2 Pegawai Pengadilan Agama Serang Positif Covid-19, Persidangan Ditutup Sementara

Pengunjung sebelum dibubarkan, kata Kapolres, diberikan imbuan. Pengunjung diminta mematuhi protokol kesehatan seperti tidak melakukan kerumunan massa.

“Kita memberikan arahan dan himbauan kepada setiap pengunjung tetap menerapkan protokol Kesehatan dan Physical Distancing serta demi mencegah Covid 19 tidak meminum-minuman alkohol. Dan kita minta pengujung untuk membubarkan diri dan pulang kerumah masing-masing,” paparnya.

Namun sebelum dibubarkan, petugas dalam razia tersebut melakukan tes urine. Petugas Satnarkoba turun langsung memeriksa tes urine kepada pengunjung.

“Kita melakukan tes urine, untuk memastikan apakah ada pengunjung yang memakai narkoba, dan hasilnya negatif,” bebernya.

Sedikitnya 30 personel diturunkan dalam razia tersebut. Kapolres tegas menyampaikan bahwa pihaknya tidak pernah mengeluarkan izin keramaian hiburan Malam wilayah hukum Polres Serang.

Baca juga  Pemkot Cilegon Cicil Rp 30 Miliar Beli Lahan Milik PT KS

“Apabila ditemukan minuman keras, kita langsung amankan. Dan untuk pengujung yang membawa senjata tajam kita berikan sanksi pidana sesuai dengan peraturan,” pungkasnya. (Ronald/Red)