CILEGON, SSC – Belasan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Buruh Krakatau Steel menyambangi Kantor Pemerintahan Kota Cilegon, Selasa (16/7/2019) sekitar pukul 10.00 WIB. Kedatangan buruh ini bermaksud untuk meminta Walikota Cilegon, Edi Ariadi menfasilitasi pertemuan dengan Direktur Utama PT Krakatau Steel, Silmy Karim.

Ketua Federasi Serikat Buruh Krakatau Steel (FSBKS), Sanudin mengatakan, permasalahan mengenai kebijakan restrukturisasi karyawan yang dilakukan KS dan berimbas kepada buruh outsourching sampai saat belum menemui titik temu. Kebijakan itu, menurut dia, berdampak pada nasib buruh outsourching yang dirumahkan.

“Kedatangan kami bertemu Pak Wali (Edi Ariadi,red) tak lain ingin meminta bantuan agar bisa dipertemukan langsung KS 1 (Silmi Karim). Akibat Restrukturisasi PT KS, ribuan buruh pun dirumahkan,” kata Sanudin kepada Selatsunda.com di temui usai bertemu Walikota Cilegon,” Selasa (16/7/2019).

Menurutnya, pemkot sebagai pemerintahan yang ada di Cilegon berperan membantu buruh. Ia berharap, pemkot dapat membantu mencari solusi dari restrukturisasi ini.

“Untuk solusi kita (buruh,red) serahkan ke Pemkot Cilegon seperti apa. Yang penting jangan ada dampak dari restrukturisasi ini. PT KS kan ada di Cilegon, semestinya ada tanggung jawab moral lah kepada masyarakat Cilegon. Jangan sampai dari dampak ini justru akan menganggu kondusifitas Kota Cilegon,” ujarnya.

Sementara itu, Walikota Cilegon, Edi Ariadi, mengatakan, jika Pemkot Cilegon akan membantu fasilitasikan para buruh untuk dapat bertemu dengan manajemen KS. Pihaknya akan mengundang untuk memenuhi aspirasi buruh.

“Insya Allah saya akan fasilitasi buruh ke pihak PT KS. Gak ada kendala apa-apa hingga saat ini,” ujar Edi.

“Nanti kita undang lagi lah mereka. Untuk waktunya, saya lihat nanti,” tungkasnya. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here