CILEGON, SSC – PT. Chandra Asri Petrochemical Tbk (CAP) mengingatkan kembali ke masyarakat terkait keberadaan pipa gas perusahaan yang melintasi kampung Gambiran dan Kepuh, Kelurahan Gunung Sugih, Kecamatan Ciwandan. Penyampaian informasi ini diutarakan agar masyarakat dapat benar-benar lebih memperhatikan aktivitasnya di sekitar area pipa gas.

Senior Corporate Social Responsibility PT Chandra Asri Petrochemical (CAP), Abraham Sinatrawan mengatakan, keberadaan pipa gas ethylene CAP sudah berdiri selama 25 tahun. Untuk mengingatkan kembali eksistensi pipa gas ini, CAP menggelar Community Awareness bentuk sosialisasi kepada 100 warga yang huniannya ada di sekitar pabrik.

Abraham menerangkan, pentingnya sosialisasi ini selain bermaksud memberitahu dan mengingatkan kembali juga sekaligus melarang agar masyarakat tidak melakukan kegiatan di atas atau di sekitar pipa gas. Hal ini perlu disampaikan untuk menghindari resiko bahaya yang dapat ditimbulkan baik bahaya kebocoran dan kebakaran.

“Karena ini bersinggungan dengan masyarakat, kita mengharapkan agar mereka mengerti ada resiko bahaya kalau melakukan kegiatan bakar membakar, gali menggali, kemudian melakukan kegiatan aktivitas yang berat. Karena dibawahnya itu ada pipa yang kemungkinan bisa bocor, kemudian ethylene ini gas yang sensitif, bisa mudah terbakar dan beresiko tinggi,” ujar Abraham usai kegiatan di
di Lapangan Futsal Brown, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Selasa (16/7/2019).

Sosialisasi dalam menjaga aset pipa sepanjang 44 kilometer yang menghubungkan Pabrik CAP di Ciwandan hingga Pabrik PT Styrindo Mono Indonesia (SMI), Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang ini juga dilakukan dengan pembagian stiker ke masyarakat. Pada stiker tersirat nomor yang dapat dihubungi jika sewaktu-waktu masyarakat mengetahui ada gangguan terkait pipa gas CAP.

“Kita juga bagi-bagi stiker ke masyrakat, ditempel dirumah, kasih jam disitu juga ditulis hotline center bila ada apa-apa. Itu menjadi bagian untuk mengingatkan warga,” paparnya.

Selama ini, CAP sangat peduli bahwa faktor keamanan pipa gas menjadi hal yang paling utama untuk selalu diperhatikan demi keselamatan masyarakat. Fokus itu dilihat dari berbagai antisipasi yang dilakukan CAP baik perbaikan setiap saat maupun pengawasan berkala.

Pihaknya mengapresiasi warga merespon positif diselenggarakannya kegiatan tersebut.
Pihaknya berharap masyarakat dapat terus membantu CAP memperhatikan dan mengawasi keamanan pipa gas secara bersama-sama.

“Tapi tetap kan, pengawasan dilakukan pun tetap kita berjaga-jaga. Keamanan itu kan nomor 1, safety itu kan nomor 1. Jadi CAP concern untuk memperhatikan sisi-sisi keamanan masyarakat juga. Bahan ini kan mudah terbakar dan mudah meledak, bayangkan resiko seperti itu. Dalam suhu-suhu tertentu gampang sekali,” paparnya. (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here