Kapolres Cilegon, AKBP Rizky Agung Prakoso memberikan keterangan pers terkait kasus pencabulan 13 anak dibawah umur saat di Mapolres, Rabu (11/7/2018). Foto Elfrida Ully Artha/selatsunda.com

CILEGON, SSC – Terduga pencabulan anak kandung dan belasan anak dibawah umur, AJ (35) warga Warga Lingkungan Sumampir Desa Masigit, Kecamatan Jombang terancam hukuman penjara sekitar 5-15 tahun penjara.

Buruh harian ini dijerat dengan undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahaan Undang-undang nomor 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

“Karena melihat banyaknya korban yang dicabuli oleh AJ ini, bisa saja AJ dikenakan dua pasal atas perlakukanya ini,” kata Rizki kepada sejumlah wartawan di kantornya,” Rabu (11/7/2018)

Kapolres menjelaskan, terduga ini telah melakukan aksi bejatnya ini sejak Maret lalu. Adapun jumlah para korban sebanyak 13 orang dengan usia 4-13 tahun.

“Saat dimintai keterangan AJ mengaju sudah melakukam aksi bejatnya sejak Maret lalu. Total korban sendiri ada 13 orang dengan rentan usia 4-13 tahun,” jelasnya.

Ia memaparkan, modus yang dilakukan AJ, dengan mengajak anak-anak bermain ke rumah dan masuk kedalam kamar, kemudian AJ melakukan perbuatan bejat tersebut.

“Anak-anak itu diajak ke rumah, lalu dimasukkan ke dalam kamar. Dikamar itulah anak-anak itu dicabuli,” paparnya. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here