CILEGON, SSC – Anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Peerintah Kota Cilegon tahun 2025 dipangkas Rp 50 Miliar. Walikota Cilegon, Robinsar menjelaskan, DAK tersebut dikhususkan untuk perbaikan pasar dan Jalan Lingkar Selatan (JLS) serta kegiatan-kegiatan kecil yang tersebar di beberapa OPD (Organisasi Perangkat Daerah).
“Total yang dikurangi DAK mencapai Rp 50 miliar. Sedangkan untuk defisit sebesar Rp 125 miliar. Sedangkan untuk Dana Alokasi Umum (DAU) tidak dipangkas,” kata Robinsar Belum lama ini ditulis Selatsunda.com, Minggu (15/6/2025).
“Anggaran dari DAK yang dipangkas tadinya mau digunakan untuk perbaikan JLS, pasar dan beberapa kegiatan lain juga yang terkoreksi, tapi kalau secara program yang ke masyarakat nggak. Jadi memang akhirnya kita fokusnya tidak untuk itu dulu,” sambungnya.
Adanya hal tersebut, beberapa proyek yang akan dibangun tahun ini tidak dapat dilakukan. Program prioritas yang akan dilakukan di tahun ini, akan fokus pada kebutuhan masyarakat.
“Kami lebih mempriotaskan semua kebutuhan masyarakat. Tapi tidak melupakan prioritas utama yaitu pasar dan JLS,” ucap Robinsar.
Politisi Partai Golkar ini mengingatkan kepada OPD penghasil PAD untuk bekerja lebih serius dalam meningkatkan sumber pendapatan yang belum tergali.
“Nanti saya minta Satgas PAD untuk menginventarisir dan memetakan sumber pendapatan apa saja yang bisa digali,” tutupnya. (Ully/Red)

