SERANG, SSC – Kasus stunting atau gagal tumbuh di Kota Serang hingga bulan September tahun 2020 tercatat sebanyak 2.800 anak atau mencapai 6,1 dari jumlah penduduk. Angka tersebut jauh meningkat jika dibandingkan jumlah kasus selama 2019. Pada tahun lalu, jumlah tercatat 2.566 anak atau persentasenya mencapai 5,8 persen.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Lenny Suryani mengatakan, kenaikan kasus stunting pada tahun ini disebabkan karena adanya pandemi Covid-19 yang berdampak pada perekonomian masyarakat.
“Sangat berpengaruh karena, daya beli masyarakat berkurang ya faktor ekonomi, jadi asupan gizi untuk anak-anak berkurang,” ujar Lenny kepada Selatsunda.com dikonfirmasi, Selasa (13/10/2020).
Selain faktor ekonomi, kata Lenny, faktor lingkungan juga mempengaruhi adanya kasus stunting. Ia menyebut, stunting bisa diakibatkan lingkungan yang tidak sehat seperti ketidak tersediaan sarana air bersih atau sanitasi yang buruk.
Meski demikian, ia mengatakan, saat ini kader-kader di puskesmas semakin giat mendata balita. Banyak orangtua yang berkesadaran tinggi membawa balitanya mengecek kesehatan dengan mengukur tinggi badan.
“Kalau masyarakat yang hadir banyak (ke Puskemas) dan para petugas rajin kunjungan rumah untuk menimbang balita di sekitar rumah tersebut, ada kemungkinan datanya lebih akurat,” imbuhnya.
Di lokasi berbeda, Kepala Dinas Kesehatan, M. Ikbal membenarkan adanya peningkatan kasus stunting di Kota Serang. Meskipun demikian, angka 6,1 persen masih terbilang kecil dan dapat dicegah.
“Walaupun begitu memang relatif masih kecil. Tapi emang kita ini inginnya bagaimana supaya makin lama makin berkurang,” ujarnya.
Untuk menekan angka kasus stunting, lanjutnya, Dinkes melibatkan masyarakat untuk membantu pemerintah memberi sosialisasi ketatanan bawah menekan angka stunting.
“Masyarakat yang hadir nanti akan memberikan kontribusi terhadap masyarakat di tempat tinggalnya, sehingga bisa menekan angka stunting. Minimal mereka nanti menjadi edukator di wilayahnya, karena kita tidak bisa kerja sendiri,” tandasnya. (SSC-03/Red)

