CILEGON, SSC – Demi meningkatkan kemampuan ASN (Aparatur Sipil Negara), Pemerintah Kota Cilegon terbang ke Kota Malang, Jawa Timur. Tak tanggung-tanggung semua pejabat ikut berguru ke kota yang dikebal kota penghasil apel itu.
Informasi yang diterima oleh Selatsunda.com, ikut dalam rombongan tersebut, yakni,
Walikota Cilegon Edi Ariadi, Wakil Walikota Cilegon Ratu Ati Marliati, Sekda Kota Cilegon Sari Suryati, seluruh Asda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seluruh camat dan lurah. Kunjungan pejabat disambut langsung oleh Walikota Malang, Sutiaji.
Walikota Edi menjelaskan, kunjungannya bersama jajaran ASN di Lingkup Kota Cilegon untuk melakukan studi banding ke Kota Malang. Dipilihnya Kota Malang karena merupakan kota yang banyak menorehkan banyak penghargaan.
“Kota Malang sama seperti di Cilegon. Banyak menoreh prestasi dari kinerjanya. Jadi, dengan kedatangan kita (Pemkot Cilegon,red) ke sini (Kota Malang) untuk menambah ilmu,” kata Edi saat ditemui di kejuaraan Motorcross Walikota Cup yang digelar di Sirkuit Galvin di Jalan Lingkar Selatan, Kota Cilegon, Minggu (27/10/2019).
Dijelaskan orang nomor satu di Cilegon, salah satu yang didapat dari pemerintah Kota Malang mengenai kerjasama yang dijalin pemerintah dengan pihak swasta dalam membangun kota.
“Banyak sekali yang bisa kita terapkan di Cilegon. Salah satunya pola kerjasama antara pemerintah, pengusaha dan stakholder terjaga dengan erat. Untuk itu, mindsetnya harus berubah,” jelasnya.
Menurut Edi, ada beberapa kesamaan antara Kota Malang dan Kota Cilegon. Contohnya pada kebijakan program dana pembangunan wilayah kelurahan (DPW-Kel). Disinggung terkait program dari Malang yang akan diterapkan di Kota Cilegon, Edi mengaku akan mengkaji terlebih dahulu.
“Nanti kita lihat, karena kultur Kota Malang dan Kota Cilegon berbeda,” tuturnya.
Sementara itu, Lurah Sukmajaya, Ade Rizki yang juga ikut dalam kunjungan mengaku, akan secepatnya menerapkan program-program yang didapatkan di Kota Malang. Meski begitu, ia enggan menyebutkan motivasi apa yang akan diaplikasikan di Kelurahan Sukmajaya.
“Adalah beberapa yang bisa diaplikasikan di kelurahan. Apa yang bisa diaplikasikan di Cilegon akan kami (lurah) lalukan. Yang terpenting, anggaran terpenuhi maka program tersebut bisa diterapkan,” ujarnya. (Ully/Red)

