SERANG, SSC – Petugas gabungan membuka paksa ruko di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Cilegon-Kabupaten Serang yang diduga sebagai gudang penyimpanan minuman keras (miras). 

Penggeledahan oleh petugas Polres Serang Kota, Satpol PP Kabupaten Serang, TNI dan unsur lainnya ini dilakukan di ruko yang berada di sebelah Rumah Makan Padang Sakato. Petugas mendapati ribuan botol miras berbagai merek. 

Kabag Ops Polres Serang Kota, AKP Yudha Hermawan mengatakan, penutupan secara permanen ini sebagai bentuk keperdulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang atas keluhan masyarakat akan adanya tempat maksiat yang berada di wilayah Jalan Lingkar Selatan (JLS).

“Jadi banyak keluhan dari masyarakat jika JLS ini dijadikan tempat maksiat dan tempat peredaran miras. Kami berhasil menyita ribuan miras,” kata Yudha saat dikonfirmasi, Selasa (16/2/2021).

Yudha menambahkan, selain miras, pihaknya juga berhasil menyita satu unit mobil APV di Polres Serang Kota.

“Iya masih identifikasi dulu. Untuk pemusnahan barang bukti setelah mendapat kepastian hukum,” jelasnya.

Senada, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Serang, Ajat Sudrajat mengatakan kebijakan larangan peredaran minuman keras ini telah di atur dalam Peraturan Pemerintah (PP) terkait peredaran miras.

“Dalam amanatnya kan setelah disita diserahkan atau diamankan ke kepolisian, maka kita langsung serahkan saja ke kepolisian,” jelasnya.

Sementara untuk 11 THM yang kemarin ditutup tidak dilakukan penarikan miras. Sehingga miras yang ditarik hanya dari satu ruko saja.

“Tidak, tidak ditarik mirasnya. Hanya disegel dan digembok saja,” pungkasnya. (SSC-03/Red)