CILEGON, SSC – Seorang pemulung tewas tertabrak kereta api di perlintasan rel yang ada di Lingkungan Ketileng, Kelurahan Ketileng, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon, Kamis (6/1/2022). Pemulung tersebut tewas tertabrak diduga tak mendengar suara klakson saat kereta api melintas.
Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Salah seorang warga, Sulaiman mengatakan, saat itu warga melihat korban tengah mengambil barang rongsokan dekat perlintasan rel. Saat bersamaan melintas kereta api dari arah Merak menuju Rangkasbitung. Ia menduga, korban yang telah lanjut usia itu tewas tertabrak karena tidak mendengar kereta api melintas. Kemungkinan korban mengalami gangguan pendengaran.
“Kondisi yang sudah lansia, diduga korban tak mendengar suara kereta dan peringatan ada kereta melintas. Sehingga korban tewas tertabrak,” kata Sulaiman.
Korban tewas di lokasi dengan luka parah di bagian kepala belakang sobek parah usai terpental cukup jauh.
Sulaiman menambahkan, jika warga dari beberapa kampung juga tidak ada yang mengenali sosok pria lansia yang tertabrak kereta tersebut.
“Jenazah saat ini sudah dievakuasi oleh polisi untuk selanjutnya dibawa ke rumah sakit,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolsek Cilegon Kota Cilegon AKBP Karep Waluyo menyatakan kejadian tersebut menimpa korban yang bernama Miskarim (67), warga asal Banyuwangi, Jawa Timur. Kasus tersebut, kata dia telah ditangani pihaknya.
“Iyah benar anggota telah mendapat informasi adanya kecelakan kereta api. Saat ini jenasah berada di RSUD Kota Cilegon untuk diautopsi,” pungkasnya. (Ully/Red)

