CILEGON, SSC – Cuaca ekstrem di Kota Cilegon kembali merobohkan rumah warga. Kali ini rumah milik kakak beradik, Sulaeman (45) dan Marjuk (47), warga di Lingkungan Cipala, Kelurahan Lebak Gede, Kecamatan Pulomerak menjadi korban.
Kapolsek Pulo Merak, AKP Rifki Seftrian membenarkan telah terjadi rumah ambruk di Kelurahan Lebak Gede. Kejadian terjadi pada Jumat (10/1/2020) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari. Ambruknya rumah warga ini akibat diterjang hujan lebat disertai angin kencang.
“Sebelum kejadin, saya bersama dengan pihak BPTD Banten sudah memberitahukan ke pemilik rumah, jika pondasi rumah milik Salaeman jatuh. Tapi tidak dihiraukan oleh pemilik rumah. Nah, pada malam tadi, saya dapat kabar, jika rumah tersebut ambruk lagi bahkan menimpa di sampingnya (Marjuki),” kata Rifki dikonfirmasi.
Mendapati informasi tersebut, Polsek Pulomerak dan BPBD Kota Cilegon langsung melakukan koordinasi dengan pihak pelapor. elakukan penanganan terhadap korban di lokasi.
“Dari kejadian ini tidak ada korban jiwa. Hanya satu orang luka ringan bermama Hanif (2). Adapun untuk kerugian materi sekitar Rp 30 juta,” pungkasnya. (Ully/Red)

