20.1 C
New York
Senin, September 7, 2026
BerandaPemerintahanDimasa Pademi Covid-19, Pemkot Cilegon Bakal Gelar Upacara 17 Agustus Terbatas

Dimasa Pademi Covid-19, Pemkot Cilegon Bakal Gelar Upacara 17 Agustus Terbatas

-

CILEGON, SSC – Pemkot Cilegon akan menggelar peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan RI secara terbatas ditengah kondisi Cilegon pada PPKM Level 4. Upacara yang akan digelar Alun-alun Cilegon mengundang tamu undangan terbatas dengan protokol kesehatan ketat.

Plt Asisten I Setda Kota Cilegon Dikrie Maulawardhana mengatakan, penyelenggaraan upacara peringatan HUT RI mengikuti surat yang dikeluarkan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) RI nomor B-564/M/S/TU.00.04/07/2021 tentang pedoman peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) tahun 2021 mengintruksikan agar seluruh pemerintahan baik pusat, provinsi maupun kabupaten dan kota untuk menyelenggarakan hari jadi RI ke-76.

“Jadi pada tanggal 17 Agustus 2021, kami (Pemkot Cilegon) diminta untuk menyelenggarakan peringatan tersebut. Tapi kegiatan tersebut tetap dengan prokes yang cukup ketat. Dan penyelenggaraan HUT RI akan digelar di Alun-alun Kota Cilegon,” kata Dikrie kepada Selataunda.com saat ditemui awak media di Ruang Rapat Walikota Cilegon,” Kamis (5/8/2021).

Lanjut Dikrie, Pemkot dalam upacara HUT RI hanya mengundang 80 peserta yang terdiri dari OPD, unsur Polres Cilegon, Kodim 0623 Cilegon, Lanal Banten dan lainnya. Pembatasan itu demi menekan penularan Covid-19.

“Tidak seperti tahun lalu ada ibu-ibu PKK. Untuk di OPD sendiri, dari total 34 OPD di Pemkot Cilegon, paling 17 OPD saja yang harus mengikuti upacara HUT RI. Saya juga pastikan pada penyelenggaraan HUT RI nanti, tidak ada cluster 17 Agustus. Karena setiap pintu masuk ada penjagaan dan ada pencuci tangan,” lanjutnya.

Disinggung alasan upacara bendara digelar di Alun-alun namun di sisi lain dalam aturan Keputusan Walikota Cilegon tentang pembatasan PPKM level 4 menyebut RTH ditutup sementara, Dikri menyatakan, tidak ada area yang luas selain Alun-alun. Tentu nanti pelaksanaan dibatasi dan menjalankan prokes yang ketat.

“Kita mencari lapangan yang luas. Makannya di pilihlah di alun-alun. Lagian juga undangan dibatasi kok,” pungkas Dikrie. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2