CILEGON, SSC – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon Ratih Purnamasari meminta seluruh tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas se-Kota Cilegon untuk mengantisipasi apabila terdapat petugas KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) yang kelelahan hingga meninggal dunia usai Penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
“Tim kesehatan di Puskesmas mereka punya tim, kayak sekarang saja kita mulai datang ke kecamatan, petugas KPPS nya kita periksa,” kata Ratih kepada Selatsunda.com,” Senin (26/2/2024).
Saat ini, tutur Ratih, pihaknya mengerahkan Tenaga Kesehatan (Nakes) Puskesmas ke setiap kecamatan dengan melakukan pemeriksaan kesehatan para anggota KPPS.
“Karena mereka kan sedang menyelesaikan tugas-tugasnya. Kemarin baru 5 Kecamatan Cibeber, Pulomerak, Jombang, Cilegon, dan Citangkil 2,” tuturnya.
Lebih lanjut, Ratih mengimbau kepada anggota KPPS yang masih bertugas untuk menjaga pola makan dan beristirahat. Karena bisa menyebabkan hipertensi dan kelelahan.
“Insya Allah temen-temen harus seluruhnya, karena kasihan mereka harus didatangi dan diperiksa untuk antisipasi. Alhamdulillah Pemkot Cilegon juga telah memberikan jaminan kesehatan,” imbaunya.
Dalam upaya antisipasi tersebut, kata Ratih, Pemkot Cilegon juga telah memberikan jaminan kesehatan untuk para petugas penyelenggara pemilu baik itu KPPS, PPS, PPK ataupun KPU termasuk PTPS, PKD, Panwascam dan Bawaslu.
Diketahui, Dinas Kesehatan telah berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon untuk mengajak anggota di setiap kecamatan memeriksakan kesehatannya di kecamatan maupun puskesmas. (Ully/Red)

