CILEGON, SSC – Cuaca buruk masih menjadi satu kondisi yang diantisipasi serius oleh Direktorat Kepolisian Air dan Udara (Ditpolairuud) Polda Banten. Hal ini dikatakan Dirpolairud Polda Banten, Kombes Pol Nunung Syaifuddin terkait pendistribusian logistik ke 3 pulau di Banten. Ketiga pulau itu adalah Pulau Panjang, Pulau Tunda, dan Pulau Sangiang.

Lebih jauh dipaparkan Dirpolairud, pengamanan pendistribusian logistik akan dilakukan saat pengiriman dan setelah pelaksanaan hari pencoblosan pemilu selesai.

“Jadi yang di pulau ini yang perlu diantisipasi adalah cuaca, kita tahu saat ini cuaca tidak menentu sehingga perlu nanti kiranya selalu melakukan pengawalan khususnya pengiriman logistik baik berangkat maupun kembalinya,” ujarnya kepada wartawan usai Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pemilu 2019 di Mako Ditpolairud Polda Banten, Kamis (11/4/2019).

Sejatinya, kata Nunung, pendistribusian logistik hanya boleh diangkut dengan kapal nelayan atau tradisional dan tidak diperbolehkan dikirim dengan kapal patroli Polair. Namun bila terdapat kondisi darurat, pihaknya akan mengamankan logistik dengan kapal patroli milik Polair.

“Jadi kadang cuaca ini kan karena tidak menentu kita juga harus ekstra hati-hati, kalau misalkan cuaca tidak memungkinkan pengiriman logistik dengan menggunakan kapal nelayan dengan situasi yang cukup mendesak ya kita terpaksa menggunakan kapal patroli,” paparnya.

Yang tergolong sangat penting, kata dia, pengiriman logistik pasca pelaksanaan pemilu. Hal ini menjadi atensi dan dikawal ketat oleh pihaknya supaya pengiriman dokumen negara dari pulau ke daratan dapat kembali dengan aman.

“Memang kita akan lebih fokuskan kepada kembalinya karena yang kita amankan ini adalah dokumen negara yang sangat-sangat penting sekali,” pungkasnya. (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here