Dua kandidat Calon Wakil Walikota Cilegon, Ratu Ati Marliati dan Reno Yanuar berjabat tangan usai penyampaian visi misi progrma kerja mereka saat Rapat Paripurna di DPRD Cilegon, Kamis (11/4/2019). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Paparan visi, misi dan program kerja kandidat Calon Wakil Walikota Cilegon disampaikan Ratu Ati Marliati dan Reno Yanuar dalam Rapat Paripurna di DPRD Cilegon, Kamis (11/4/2) pagi ini.

Dalam paripurna ini, Ratu Ati Marliati diberi kesempatan pertama untuk menyampaikan visi dan misi. Ati tampak menyampaikan dengan santai dan santun. Mantan Kepala Bappeda ini juga terlihat tak canggung menyampaikan visi-misi dihadapan masyarakat yang hadir.

Dalam pemaparan, Ati menyinggung alasan mengapa dirinya maju mencalonkan sebagai wakil walikota. Ia mengatakan, latar berlakang untuk maju mencalonkan diri bukan semata-mata bermaksud memperkaya diri maupun golongan. Dia memberanikan diri menjadi bakal calon wakil walikota karena ingin meningkatkan pembangunan di Cilegon.

“Perlu ditekankan, majunya saya sebagai bakal calon wakil walikota ini, karena ini berkat dukungan dan support dari Partai Golkar Cilegon yang telah mendukung saya untuk maju sebagai Cawalkot. Dan perlu diketahui, saya maju sebagai wakil walikota bukan untuk kepentingan dan memperkaya diri sendiri maupun golongan tapi untuk kemajuan dan kemakmuran masyarakat Kota Cilegon,” kata Ati dalam sambutanya, Kamis (10/4/2019).

Ia optimis, bila terpilih menjadi wakil walikota akan bekerjasama dengam Walikota Cilegon, Edi Ariadi membangun dan mensejahterakan masyarakat. Disamping itu, peran wakil walikota sangat perlu dan penting demi terwujudnya pembangunan Cilegon.

“Saya optimis jika saya terpilih, akak membantu tugas dari Pak Walikota (Edi Ariadi) untuk menuntaskan program RPJMD 2016-2021,” ucapnya.

Sementara calon wakil walikota lain, Reno Yanuar yang berkesempatan setelah Ati tampak memaparkan visi dan misinya dengan menggebu-gebu. Ketua PDIP Cilegon yang saat itu mengenakan kemeja biru, dasi merah dengan setelan jas hitam ini terlihat begitu percaya diri  dan lantang menyampaikan programnya.

Reno mengaku, dirinya maju menjadi wakil walikota karena merupakan putra daerah yang sangat paham dengan kondisi Cilegon. Cilegon yang telah berusia 20 tahun dan layaknya sepeti gadis muda yang baru beranjak dewasa, kata dia, harus menjadi kota yang berkembangan pesat.

“Layaknya anak gadis yang masih muda, begitu juga usia Cilegon yang akan menginjak di usia 20 tahun. Saya lantang di sambutan tadi, karena Cilegon harus ada perubahan yang pasti dan nyata. Oleh karena itu, jika saya terpilih, Cilegon harus maju dan berkembang untuk semua program-program RPJMD yang sudah ada,” tungkasnya.

Dalam penyampaian visi dan misi calon wakil walikota cilegon, agenda ini dihadiri langsung Walikota Cilegon, Edi Ariadi, Ketua DPRD Kota Cilegon, Fakih Usman Umar, Komandan Dandim 0623 Cilegon  Letkol Armed Rico Ricardo Sirait, perwakilan Danlanal Banten, Pengurus Pansus (Panitia Khusus), anggota Panlih (Panitia Pemilih). Para tamu undangan yang hadir ini begitu antusias menyimak paparan dua kandidat wakil walikota ini. (Ully/Red)

Komnetar anda tentang berita diatas?