CILEGON, SSC – Sejumlah pedagang durian yang berjualan di trotoar di jalan Ki Washid, Kecamatan Jombang ditertibkan petugas Dinas Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cilegon. Mereka ditertibkaan untuk menegakkan aturan Perda tentang K3.
Kasi Dalop Dinas Satpol PP Cilegon, Suroto mengatakan, pwnwrtiban merupakan patroli rutin yang dilakukan tiga hari sekali. Penertiban kali ini dilakukan untuk mensterilkan trotoar dari pedagang untuk mengembalikan fungsinya kepada pejalan kaki.
“Kita amankan tukang durian dan kami beri arahan. Kami memberi imbauan, mudah-mudahan kesepakatan ini akan kita smapaikan ke dinas satpol PP minta jam 16.00 wib, kelonggaran waktu untuk usaha,” ujar Suroto.
Ia mengakui, selain pedagang durian ada juga pedagang kaki lima dengan gerobak berjualan di lokasi. Saat di lokasi, petugas sulit untuk menertibkan karena pemilik tidak berada ditempat. Namun dalam waktu dekat akan memberi surat pemberitahuan untuk tifak berjualan di trotoar.
“Kebetelum memang itu jadi sorotan. Kalau kita angkut, tapi tidak ada orangnya, kaan kaget juga. Minimal beberapa hari akan ada pemberitahuan dari satpol PP,” terangnya.
Suroto mengakui, dalam pengamatan pihaknya pedagang memang kerap berjualan di lokasi itu. Penertiban baru bisa dilakukan mengingat penertiban pedagang Dinas Satpol PP saat ini dikonsentrasikan terhadap pedagan di Pagebangan.
“Memang kemarin kita fokus di Pagebangan. Dositu kan disorot mengembalikan pagebangan untuk jalan, bukan untuk berjualan. Alhamdulilah, Satpol PP dan Disperindag sepakat pedagan di Pagebangan direlokasi ke Pasar Blok F,” tuturnya.
Bilamana nanti pedagang setelah diberikan pembinaan dan pengarahan masih membandel, pihaknya akan merekomendasikan kepada bidang penegakkan Dinas Satpol PP untuk melakukan upaya penindakan.
“Nanti akan kita rekoemndasikan ke bidang penegakkan. Kalau mereka masih melanggat aturan, pasti ada sanksinya,” terang dia
Sementara, salah seorang pedagang durian yang ditertibkan, Romli mengaku berjualan di trotoar karena untuk menyambung hidup. Ia pasrah ditertibkan oleh petugas namun ia meminta agar tidak tebang pilih.
Petugas, kata dia, diminta untuk menertibkan semua pedagang jika melanggar aturan. Jangan satu atau dua lokasi yangbditertibakan sementara lokasi lain yang pedagangnya juga melanggar tidak ditertibkan.
“Saya minta demi keamanan dan ketertiban, tidak apa-apa ditertibakan. Yang penting jangan pilih kasih. Sikat semua yang ada ditrotoar dari sini sampai PCI. Baik gerobak, mau apapun, sikat semua. Itu baru namanya adil. Kalau di pilih-pilih kan tidak adil,” harapnya. (Ronald/Red)

