Pemkot Serang mengadakan rapat pembahasan tentang Perwal Penyelenggaraan Usaha kepariwisataan di Puspemkot Serang, Selasa (1/9/2020). Foto Istimewa

SERANG, SSC – Pemerintah Kota Serang meyakini sektor pariwisata akan menjadi salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) tertinggi untuk Kota Serang. Karena potensi destinasi wisata yang ada saat ini sangat menjanjikan.

Hal ini disampaikan Wakil Walikota Serang, Subadri Ushuludin usai rapat pembahasan tentang peraturan walikota menindaklanjuti Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Usaha kepariwisataan di Puspemkot, Selasa (1/9/2020).

Lebih lanjut, kata Subadri, beberapa potensi tersebut dapat dilihat dari tingginya animo masyarakat terhadap lokasi-lokasi wisata di Kota Serang. Diantaranya Pantai Gope, Hutan Magroove Pancer, dan sebagainya.
Tempat tersebut sudah mulai menjadi magnet bagi masyarakat berwisata.

“Mudah-mudahan jadi penyumbang tertinggi,” ungkapnya kepada media.

Baca juga  2 Pegawai Pengadilan Agama Serang Positif Covid-19, Persidangan Ditutup Sementara

Ia menyatakan, meski terdapat potensi namun konstribusi sektor pariwisata untuk PAD sebelum perda disahkan masih belum signifikan. Maka dari itu, pihaknya menginginkan agar perwal yang dibahas dapat segera difinalisasi. Dengan harapan jika perwal telah final maka PAD sektor pariwisata bisa langsung digenjot.

“PAD dari wisata sudah ada, hanya saja pemasukan belum signifikan,” ungkapnya

Diketahui dalam rapat tersebut, Pemkot masih membahas klausul dari lima pasal di dalam perwal keparawisataan. Kelimanya menyangkut pendaftaran pariwisata dan perizinan, sertifikasi, pengembangan sumber daya manusia, tata cara pemantauan, pembinaan dan pengendalian usaha pariwisata serta tata cara mengenai sanksi bagi pelaku usaha.

Menanggapi tentang perwal, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora), Akhmad Zubaidillah menerangkan, pihaknya dalam membuat produk hukum seperti perwal kepariwisataan mengedepankan prinsip kehati-hatian. Sehingga, produk yang nanti akan disahkan tidak cacat hukum.

Baca juga  2 Pegawai Pengadilan Agama Serang Positif Covid-19, Persidangan Ditutup Sementara

Diakui pihaknya dari klausul 5 pasal masih perlu direvisi terlebih menyangkut
tentang perizinan. Menindaklanjuti itu, Dispora akan segera berkoordinasi dengan OPD lain dalam waktu dekat melakukan finalisasi perwal.

“Sebelum hari Senin, tim kecil seperti bagian hukum dan perizinan, Dispar, serta Dispora harus bertemu dulu, membahas lima item tadi yang diminta pak Wakil Walikota,” pungkasnya. (SSC-03/Red)