SERANG, SSC – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang mendesak Dinas Perdagangan Industri dan Koperasi (Disperdaginkop) untuk mempercepat penyaluran bantuan Covid-19 kepada pelaku UMKM di Kota Serang. Hal ini diminta karena hingga saat ini penyaluran bantuan Covid-19 kepada UMKM yang terdampak belum terealisasi.
“14 ribu antisipasi yang kami canangkan, jika saat ini yang daftar baru 10.005 UMKM, maka Disperdaginkop lah yang harus ngejar bola, jangan menunggu,” ujar Ketua DPRD Kota Serang, Budi Rustandi dikonfirmasi, Kamis (3/9/2020).
Budi menjelaskan, jika sebelumnya pihaknya pernah melakukan audiensi dengan pelaku usaha. Faktanya, kata dia, banyak yang belum terdata.
“Banyak yang belum terdaftar, itu kenyataannya,” jelasnya.
Maka dari itu, pihaknya meminta, agar bantuan kepada pelaku usaha benar-benar tepat sasaran. Jangan sampai bantuan yang telah dianggarkan tidak tersalurkan.
“Jangan sampai anggaran ini tidak di realisasikan terlebih salah sasaran,” pintanya.
Budi berharap penyaluran bantuan covid-19 tidak hanya terfokus untuk pelaku usaha tetapi bantuan bisa diberikan juga kepada masyarakat yang benar-benar terdampak Covid-19.
Diketahui pada pemberitaan sebelumnya,
Pemerintah Kota (Pemkot) Serang berencana pada awal September 2020 akan mencairkan bantuan bagi para pelaku UMKM yang terdampak pademi Covid-19 (Virus Corona).
Disperdaginkop) Kota Serang masih menunggu Surat Keputusan (SK) ditandatangani oleh Walikota Serang, Syafrudin untuk pencairan. (SSC-03/Red)

