Ketua DPRD Serang, Budi Rustandi diwawancarai. (Foto Dokumentasi)

SERANG, SSC – Ketua DPRD Kota Serang, Budi Rustandi meminta Pemkot Serang menahan diri untuk membangun kantor OPD. Meski memang diakuinya masih ada OPD yang kantornya mengontrak.

Politisi Partai Gerindra ini menyatakan, pemkot sesuai rekomendasi KPK tidak perlu membangun kantor OPD. Pemkot diminta untuk menyelesaikan penyerahan aset dari Kabupaten Serang. Untuk anggaran yang telah direncanakan untuk pembangunan OPD, saran Budi, bisa dialihkan untuk hal-hal yang lebih penting.

“Jangan mulai membangun tunggu aset diserahkan, sebab menghamburkan anggaran lebih baik digunakan untuk yang urgensi terlebih dahulu,” kata Budi kepada awak media, Jumat (13/11/2020).

Saat disinggung mengenai kapan aset Pemkot Serang akan dialihkan, kata Budi, saat ini Kabupaten Serang sedang berpilkada. Dalam kondisi tersebut, Pemkab diberi kelonggaran menyerahkan aset usai pilkada.

Baca juga  Warga Kepuh Keluhkan Hujan Debu Batubara dari Pabrik Industri

“Mereka kan sedang pilkada. Saya juga nggak mau nanti disangka ada unsur politik,” ujarnya.

Pada prinsipnya, kata dia, persoalan aset tetap harus diselesaikan. Bagaimana pun juga Pemkot Serang berhak atas aset yang dimiliki Pemkab Serang berdasarkan Undang-undang Nomor 32 tahun 2007 tentang Pembentukan Kota Serang, dan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 42 tahun 2001 tentang Pedoman Pelaksanaan Penyerahan Barang dan Hutang Piutang Kepada Daerah yang Baru Dibentuk.

“Karena Pemkab ketika akan memberikan ini (aset), harus legal seperti surat-suratnya,” tambahnya.

Sejauh ini, persoalan aset masih ditangani oleh bidang aset. Nanti jika seluruh aset masih belum diserahkan, ia bersama Walikota Serang, Syafrudin yang akan turun langsung menyelesaikannya.

Baca juga  DPRD Cilegon Desak Dinas Perhubungan Selesaikan Masalah PJU Mati

“Janji mereka 2021, setelah ini (pilkada). Di ujung nanti saya yang turun,” tegasnya. (SSC-03/Red)