Kapolsek Cilegon Kompol Jajang Mulyaman menengok dan memberi bantuan Nenk Masriya yang hidup sebatang kara di Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon, Minggu (15/11/2020). Foto Istimewa

CILEGON, SSC – Kisah pilu dialami nenek  Masriyah asal Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon. Wanita jompo ini tidak bisa lagi berbuat banyak dimasa tuanya. Ia hanya bisa terbaring lemah di tempat tidur di rumahnya yang cukup kecil.

Dalam menjalani masa tuanya ini, ia dibantu oleh tetangga rumahnya yang kasihan melihatnya tinggal sendiri di dalam rumah yang berukuran kecil tersebut.

Salah satu tetangga Masriyah, Maesaroh mengatakan, sudah beberapa bulan nenek Masriyah sejak tidak bekerja dirawat olehnya. Masriyah dirawatnya karena tidak memiliki keluarga.

“Jadi dulunya nenek ini jualan pecel. Saya sudah 4 bulan merawat nenek ini, karena hidupnya sebatang kara tidak punya siapa-siapa. Bantuan pemerintah pun enggak ada juga kasih bantuan. Baik dari kelurahan atau kecamatan sendiri,” kata Maesaroh kepada Selatsunda.com, Minggu (15/11/2020).

Baca juga  Lahan Kuburan di Cilegon Bisa Tampung 700 Jenazah Pasien COVID-19

Maesaroh menceritakan, nenek Masriyah sebelum kondisinya lemah sempat terjatuh dari kamar mandi sehingga membuat seluruh badannya lumpuh total.

“Semua aktivitas dilakuin di tempat tidur, kadang dipapah untuk sekedar berjalan atau melihat suasana di luar.

Dengan kondisi itu, dia dan anaknya biasa menjaga dan menemani nenek Masriyah saat tidur. Di mana Masriyah hanya tidur beralaskan kasus sederhana. Kendati dengan kondisi yang memprihatinkan, ia mengaku ikhlas membantu nenek Masriyah.

“Insya Allah saya ikhlas membantu nenek. Karena saya udah anggap nenek ini sebagai nenek saya sendiri,” ujarnya.

Melihat kondisi ini, Kapolsek Cilegon Kompol Jajang Mulyaman merasa cukup sedih dengan kondisi yang dialami oleh Masriyah. Dirinya bersama anggota Polsek Cilegon, datang untuk menegok nenek Masriyah.

Baca juga  Rusunawa Margaluyu Mulai Diisi Pasien Corona

“Apa salahnya kita saling membantu, apalagi nenek Masriyah ini hidup sebatang kara tidak memiliki anak dan suami, kita sebagai manusia sejatinya diciptakan untuk saling menolong,” ujar Kapolsek Cilegon Kompol Jajang Mulyaman.

Dengan saling membantu sesama, lanjut Jajang, persoalan kemanusiaan yang kerap menjadi topik perbincangan di masyarakat sejatinya bakal memberikan imbas positif bagi penolongnya.

“Jangan menyalahkan siapapun, peduli dan ikhlas karena allah ta’ala, insya allah apapun itu bentuk pertolongannya pasti Allah bakal balas dengan yang lebih baik dan lebih bermanfaat,” pungkasnya. (Ully/Red)